Menjelang pertandingan krusial di Serie B, pelatih Empoli, Alessio Dionisi, memberikan suntikan motivasi kepada skuadnya. Ia menekankan pentingnya keberanian dan kemauan kuat saat timnya menghadapi Frosinone. Laga tandang ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 20 Februari 2026, di Stadio Benito Stirpe, Frosinone, yang berarti baru saja usai atau sedang berlangsung pada Jumat dini hari WIB.
Dionisi, yang kembali menukangi Empoli sejak 16 Oktober 2025 dengan kontrak hingga Juni 2027, menyadari betul tantangan besar yang akan dihadapi timnya. Pertandingan melawan Frosinone merupakan bagian dari putaran ke-26 Serie B musim 2025/2026.
Tantangan Berat dari Pemuncak Klasemen
Pelatih berusia 45 tahun itu tidak menampik bahwa Frosinone adalah lawan yang tangguh. Ia bahkan mengakui superioritas tim lawan. “Frosinone adalah tim yang kuat, kami menerimanya tetapi kami tidak akan menyerah begitu saja,” ujar Dionisi. Ia menambahkan, “Frosinone lebih kuat dari kami, dengan individualitas yang lebih baik dari kami karena separuh tim mereka…” Dionisi juga menyoroti posisi Frosinone yang sedang berjuang untuk memenangkan kejuaraan Serie B.
Mantan pelatih Sassuolo dan Palermo ini juga memuji konsistensi Frosinone. “Frosinone tidak mengejutkan saya,” kata Dionisi. “37 poin setelah 17 pertandingan bukanlah hal kecil. Sulit untuk mencapai titik ini di musim ini.” Ia menggarisbawahi bahwa Frosinone adalah tim yang sulit dihadapi secara fisik, mampu menjaga intensitas sepanjang pertandingan, dan unggul dalam duel-duel.
Fokus pada Keberanian dan Efisiensi Empoli
Untuk menghadapi dominasi Frosinone, Dionisi menuntut peningkatan performa dari anak asuhnya. Ia menekankan pentingnya penguasaan bola yang lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya dan kemampuan untuk menyelesaikan peluang. “Kita harus memiliki kemauan dan keinginan untuk menunjukkan bahwa dalam satu pertandingan, kita bisa membalikkan nilai-nilai klasemen,” tegas Dionisi, seraya mengakui bahwa Frosinone memiliki hampir dua kali lipat poin Empoli saat ini.
Meskipun demikian, Dionisi tetap optimistis. Ia menyebutkan bahwa Empoli telah berhasil memulihkan empat pemain, meskipun masih ada keraguan mengenai formasi, terutama di sektor sayap. “Kami akan membutuhkan keberanian dan kemauan kuat. Kami harus mengambil peluang kami, baik untuk menciptakan maupun untuk mendapatkan hasil positif,” tambahnya.
Rekor Pertemuan dan Performa Terkini
Secara historis, Empoli memiliki rekor head-to-head yang sedikit lebih unggul. Dari 17 pertemuan sebelumnya, Empoli memenangkan 8 pertandingan, Frosinone meraih 5 kemenangan, dan 4 laga berakhir imbang. Namun, performa terkini menunjukkan Frosinone dalam kondisi yang lebih menjanjikan, dengan 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan dalam lima laga terakhir. Sebaliknya, Empoli sedang dalam tren negatif, tanpa kemenangan dalam lima laga terakhirnya, dengan catatan 2 hasil imbang dan 3 kekalahan.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Empoli untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen Serie B dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim papan atas.