Drama 4 Gol di Banten: PSPS Riau Gagalkan Kemenangan Adhyaksa FC di Menit Akhir

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771612487

Pertarungan sengit tersaji di Banten International Stadium pada Jumat malam, 20 Februari 2026, saat menjamu dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026. Laga yang diwarnai misi balas dendam PSPS ini berakhir imbang 2-2, setelah gol dramatis dari Siringo Ringo di menit ke-96 menggagalkan kemenangan tuan rumah yang sudah di depan mata.

Sejak peluit awal dibunyikan, Adhyaksa FC yang bertindak sebagai tuan rumah tampil dominan, bahkan mencatatkan penguasaan bola hingga 71 persen di awal babak pertama. Namun, PSPS Riau, yang berjuluk Askar Bertuah, berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-32 melalui sepakan terukur Vieri Donny. Gol tersebut lahir dari umpan terobosan Francis Yaghr yang berhasil dimanfaatkan Vieri tanpa kawalan berarti.

Tertinggal satu gol, Adhyaksa FC meningkatkan intensitas serangan. Upaya keras mereka membuahkan hasil pada menit ke-39 ketika Dandy Sonriza melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi kiper PSPS, Muhammad Darmawan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Adhyaksa FC kembali unggul di menit ke-83 melalui gol Silva A. yang memanfaatkan kemelut di depan gawang PSPS Riau. Keunggulan ini membuat Adhyaksa FC berada di ambang kemenangan dan berpeluang mengkudeta posisi puncak klasemen Grup A dari Garudayaksa FC.

Namun, asa Adhyaksa FC untuk meraih poin penuh sirna di penghujung laga. Kelengahan di barisan pertahanan tuan rumah dimanfaatkan dengan baik oleh PSPS Riau. Siringo Ringo muncul sebagai pahlawan bagi Askar Bertuah dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-96, mengubah skor menjadi 2-2.

Hasil imbang ini menjadi modal berharga bagi PSPS Riau yang datang dengan misi balas dendam. Sebelumnya, PSPS menelan kekalahan telak 3-7 saat bertandang ke markas Adhyaksa FC di putaran pertama, dan hanya bermain imbang 1-1 di pertemuan kedua di Pekanbaru. Pelatih PSPS, Aji Santoso, sebelum laga menyatakan telah menyiapkan strategi khusus. “Menghadapi Adhyaksa FC, tentu kami sudah mengevaluasi apa yang menjadi kekuatan dan kekurangan dari tim lawan. Evaluasi itu sudah kami sampaikan kepada pemain dalam latihan untuk diterapkan pada pertandingan nanti,” ujarnya.

Pemain PSPS, Asir Asiz, juga menyoroti tantangan bermain di bulan Ramadan. “Terkait momen bulan suci Ramadan, kami harus beradaptasi di pertandingan nanti. Tentunya kami akan berjuang memberikan yang terbaik,” kata Asir.

Dengan hasil ini, Adhyaksa FC yang sebelumnya berada di posisi kedua klasemen Grup A dengan 36 poin dari 19 laga, gagal menyalip Garudayaksa FC yang memimpin dengan 37 poin. Sementara itu, PSPS Riau yang menempati peringkat kedelapan dengan 22 poin dari 19 pertandingan, berhasil mencuri satu poin penting untuk menjauh dari zona degradasi.

Adhyaksa FC sendiri merupakan klub yang menarik perhatian di Liga 2, setelah sebelumnya dikenal sebagai Farmel FC dan menjuarai Liga 3 Nasional. Klub ini kini berada di bawah naungan Kejaksaan Agung melalui Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai Ketua Dewan Pembina. Kehadiran klub dengan dukungan institusi ini memicu diskusi mengenai profesionalisme dan persaingan di .