Drama Gol dan Kartu Merah Carlos Gruezo Warnai Laga Sengit Querétaro vs Santos Laguna

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

menjadi saksi bisu drama penuh emosi saat menjamu dalam lanjutan Jornada 8 Torneo Clausura Liga MX 2026. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026 waktu setempat, berakhir imbang 2-2, diwarnai aksi gemilang dan kartu merah yang diterima gelandang Santos Laguna, .

Carlos Gruezo, pemain asal Ekuador, menjadi sorotan utama setelah berhasil mencetak gol penyama kedudukan yang krusial bagi timnya. Gol tersebut tercipta di menit 45+6 babak pertama. Berawal dari situasi bola mati, Luca Di Yorio menyundul bola ke arah Gruezo, yang kemudian melepaskan tembakan keras dari jarak menengah. Bola melesat indah ke sudut gawang yang tak terjangkau kiper Querétaro, membuat skor menjadi 2-2.

Gol spektakuler ini, yang banyak disebut sebagai salah satu gol terbaik di jornada tersebut, sempat membangkitkan semangat Los Guerreros. Namun, kegembiraan Santos Laguna tak berlangsung lama. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya di menit ke-89, Gruezo harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dari wasit. Insiden tersebut terjadi akibat pelanggaran yang dianggap serius oleh wasit, yang juga melibatkan pemain Querétaro, Jhojan Julio.

Pengusiran Gruezo membuat Santos Laguna harus bermain dengan 10 pemain di menit-menit krusial. Ini menjadi pukulan telak bagi tim tamu yang sedang berjuang untuk meraih poin penuh. Pertandingan ini sendiri berlangsung sangat intens dan diwarnai banyak pelanggaran, terbukti dengan total 13 kartu kuning dan dua kartu merah yang dikeluarkan wasit, termasuk untuk Lucas Di Yorio dari Santos Laguna.

Di sisi lain, Querétaro, yang dijuluki Gallos Blancos, gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk mengamankan kemenangan. Hasil imbang 2-2 ini membuat mereka tidak dapat memperbaiki posisi di klasemen. Sementara itu, Santos Laguna datang ke pertandingan ini dengan beban berat, berada di dasar klasemen dengan hanya satu poin dari pertandingan sebelumnya. Meskipun demikian, gol dan perjuangan Gruezo, meski diakhiri dengan kartu merah, menunjukkan determinasi timnya.

Pemain Kolombia di kubu Querétaro, Jhojan Julio, juga tampil menonjol sepanjang 90 menit pertandingan. Ia memberikan dinamisme dalam serangan dan tekanan konstan terhadap pertahanan lawan. Sayangnya, rekan setimnya, Michael Carcelén, tidak dapat berpartisipasi karena cedera otot.