Drama La Liga Memanas: Real Madrid Terjegal Osasuna, Barcelona Intip Peluang di Tengah Kegamangan

Author Image

Hodak

22 Februari 2026

Trending Image 1771702750

Persaingan di puncak klasemen 2025/2026 semakin memanas setelah secara mengejutkan tersandung saat bertandang ke markas . Hasil ini membuka kembali peluang bagi untuk memangkas jarak, meskipun mereka sendiri tengah dilanda kegamangan setelah menelan kekalahan di pekan sebelumnya.

Pada pertandingan yang berlangsung Minggu dini hari, 22 Februari 2026, Real Madrid harus mengakui keunggulan Osasuna. Gol penalti Ante Budimir di babak pertama membuat Los Blancos tertinggal, mengancam rekor tak terkalahkan mereka di La Liga sepanjang tahun 2026. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa yang sebelumnya tampil impresif dengan serangkaian kemenangan beruntun.

Situasi ini tentu menjadi angin segar bagi Barcelona. Sebelumnya, tim Catalan tersebut baru saja menelan pil pahit saat dikalahkan Girona 1-2 pada pekan ke-24 La Liga, Selasa, 17 Februari 2026, dini hari WIB. Kekalahan di Estadi Municipal de Montilivi itu membuat Barcelona gagal menggusur Real Madrid dari puncak klasemen dan harus puas berada di posisi kedua.

Dalam laga kontra Girona, Barcelona sempat unggul lebih dulu melalui sundulan bek muda Pau Cubarsí pada menit ke-59, memanfaatkan umpan sepak pojok Jules Kounde. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Girona berhasil membalikkan keadaan lewat gol Thomas Lemar dan Fran Beltran. Barcelona juga menyia-nyiakan peluang emas setelah Lamine Yamal gagal mengeksekusi penalti di akhir babak pertama, dengan tendangannya membentur mistar gawang. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 70,5 persen dan melepaskan 27 tembakan, efektivitas serangan Barcelona menjadi sorotan.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang menerapkan skema garis pertahanan tinggi, disebut-sebut menjadi bumerang bagi timnya dalam pertandingan tersebut. Mantan kiper Timnas Spanyol, Santi Canizares, menilai Barcelona tidak sedang dalam krisis, namun ia menyoroti masalah efektivitas di lini serang dan kelemahan di lini belakang. “Ini bukan krisis; Barça menciptakan banyak peluang. Saya akan khawatir jika mereka tidak menciptakan peluang, bukan jika mereka tidak mengkonversinya. Tim ini memiliki bakat untuk memenangkan Liga Champions UEFA,” ujar Canizares. Ia menambahkan, “Secara defensif, mereka tidak boleh selemah itu. Tidak normal bagi kiper mereka untuk memiliki begitu banyak pekerjaan di klub besar.”

Dengan hasil terbaru Real Madrid yang tersandung, klasemen sementara La Liga menjadi sangat ketat. Real Madrid saat ini memimpin dengan 60 poin dari 24 pertandingan, sementara Barcelona membuntuti di posisi kedua dengan 58 poin dari jumlah laga yang sama. Selisih dua poin ini membuat setiap pertandingan menjadi krusial dalam perburuan gelar juara.

Pada Matchday ke-25, Barcelona akan menjamu Levante pada Minggu malam, 22 Februari 2026, WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Blaugrana untuk meraih poin penuh, mengingat Levante berada di zona degradasi dan tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir mereka. Barcelona juga memiliki keuntungan waktu istirahat satu hari lebih panjang dibandingkan Real Madrid. Jika Barcelona berhasil meraih kemenangan, dan Real Madrid gagal mendapatkan poin penuh dari Osasuna, maka posisi puncak klasemen bisa kembali berubah, atau setidaknya, persaingan akan semakin terbuka lebar menjelang fase akhir musim.