Drama Ramadan: PSPS Pekanbaru Tahan Imbang Adhyaksa FC 2-2 Berkat Gol Menit Akhir

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771614472

berhasil mencuri satu poin krusial dari markas setelah bermain imbang 2-2 dalam laga pekan ke-20 Pegadaian Championship ( Indonesia) musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Internasional Banten pada Jumat, 20 Februari 2026, malam WIB itu diwarnai gol penyama kedudukan di menit-menit akhir, menambah drama di tengah tantangan bertanding selama bulan suci .

Gol telat dari N. Siringo Ringo pada menit ke-96 menjadi penyelamat bagi skuad berjuluk Askar Bertuah, memastikan mereka tidak pulang dengan tangan hampa. Hasil imbang ini terasa penting mengingat posisi PSPS Pekanbaru yang berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Grup A dengan 22 poin, hanya terpaut tiga poin dari zona play-off degradasi.

Sebelum pertandingan, pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, telah menekankan pentingnya adaptasi dan manajemen kondisi fisik pemain di tengah ibadah puasa Ramadan. Ia mengakui bahwa pertandingan pertama di bulan suci ini memiliki tantangan tersendiri bagi para pemain. “Memang di bulan Ramadan ini kami akan melakukan pertandingan pertama di dalam suasana Ramadan. Tentunya pemain-pemain harus beradaptasi dengan situasi Ramadan juga,” ujar Aji.

Aji Santoso secara khusus menyoroti asupan nutrisi pemain, terutama mengingat jeda waktu sekitar tiga jam antara waktu berbuka puasa dan kick-off pertandingan. Ia meminta para pemain untuk memilih menu makanan yang mudah dicerna agar tidak mengganggu performa di lapangan. “Jam buka puasa dengan jarak pertandingan berkisar tiga jam. Tentunya makanan yang dikonsumsi pemain akan berpengaruh terhadap kondisi fisik pemain,” jelasnya. “Nah, untuk itu tentunya kita juga memilih menu-menu makanan yang mudah dicerna oleh perut, sehingga pemain nanti ketika bermain tidak dalam keadaan sakit perut ataupun lain hal.”

Selain pola makan, mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga mengingatkan pentingnya manajemen waktu istirahat yang berkualitas bagi para pemain. Tujuannya adalah agar stamina tetap terjaga dan pemain berada dalam kondisi prima hingga peluit akhir dibunyikan.

Winger PSPS Pekanbaru, Asir Asiz, turut mengakui beratnya tantangan bermain di bulan Ramadan. Namun, pemain kelahiran 2003 ini optimistis timnya akan memberikan yang terbaik. “Tentunya pertandingan ini sangat menguras tenaga. Soalnya di bulan suci Ramadan ini kita harus beradaptasi tentunya. Kami pemain selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pertandingan ini,” tutur Asir Asiz.

Adhyaksa FC, yang berstatus sebagai tuan rumah, saat ini menempati posisi kedua klasemen dengan 36 poin. Pertemuan ini juga menjadi ajang bagi PSPS untuk memperbaiki catatan buruk sebelumnya, di mana mereka sempat kalah telak 3-7 dan bermain imbang 1-1 di dua pertemuan putaran pertama dan kedua. Hasil imbang 2-2 ini menunjukkan perjuangan keras PSPS Pekanbaru di tengah kondisi yang menantang.