Glasgow, Skotlandia – Atmosfer Ibrox Stadium memanas pada Minggu (1/3/2026) siang saat Rangers menjamu rival abadi mereka, Celtic, dalam lanjutan Liga Primer Skotlandia. Tuan rumah Rangers berhasil unggul cepat 2-0 berkat dua gol yang dicetak oleh Youssef Chermiti di awal pertandingan yang krusial ini.
Gol pembuka Rangers tercipta pada menit ke-8 melalui aksi akrobatik Youssef Chermiti. Setelah menerima umpan di dalam kotak penalti, Chermiti melepaskan tendangan salto yang spektakuler, menembus jala gawang Celtic yang dijaga Viljami Sinisalo. Tak berselang lama, pada menit ke-26, penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kesalahan Dane Murray dalam mengantisipasi bola, Chermiti berhasil merebut bola dari Julian Araujo dan menyarangkannya ke gawang, menggandakan keunggulan Rangers.
Pertarungan Taktik Dua Pelatih
Pertandingan ini menjadi sorotan tidak hanya karena rivalitas sengit kedua tim, tetapi juga karena pertarungan taktik antara dua pelatih yang relatif baru di posisinya. Di kubu Rangers, Danny Röhl, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 20 Oktober 2025, memimpin timnya dengan formasi yang agresif. Sementara itu, Celtic berada di bawah arahan Martin O’Neill, yang kembali menukangi tim pada 5 Januari 2026, setelah Wilfried Nancy dipecat menyusul serangkaian hasil buruk.
Susunan pemain yang diturunkan oleh Danny Röhl untuk Rangers meliputi Jack Butland di bawah mistar; Dujon Sterling, John Souttar, Emmanuel Fernandez, dan Tuur Rommens di lini belakang; Tochi Chukwuani dan Nicolas Raskin di lini tengah; serta Mikey Moore, Andreas Skov Olsen, Youssef Chermiti, dan Ryan Naderi di lini serang. Di sisi lain, Martin O’Neill menurunkan Viljami Sinisalo sebagai penjaga gawang Celtic, didukung oleh Julian Araujo, Dane Murray, Stephen Scales, dan Kieran Tierney. Lini tengah diisi oleh Callum McGregor, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Benjamin Nygren, dengan Yang Hyun-Jun, Daizen Maeda, dan Adamu sebagai trisula di depan.
Implikasi dalam Perburuan Gelar
Derby Glasgow kali ini memiliki bobot yang signifikan dalam perburuan gelar Liga Primer Skotlandia musim 2025/2026. Kedua tim tengah berupaya keras mengejar pemuncak klasemen sementara, Hearts, yang secara mengejutkan memimpin dengan selisih tujuh poin setelah kemenangan mereka kemarin. Rangers, yang berada di posisi kedua, unggul dua poin dari Celtic yang menempati posisi ketiga, meskipun Celtic memiliki satu pertandingan sisa.
Sebelum pertandingan ini, Rangers sempat ditahan imbang 2-2 oleh Livingston, sementara Celtic menelan kekalahan di kandang dari Hibernian. Pertemuan terakhir kedua tim di Liga Primer Skotlandia pada Januari 2026 berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Rangers di Celtic Park. Namun, Celtic sempat membalas dengan kemenangan 3-1 setelah perpanjangan waktu di semifinal Piala Liga Skotlandia pada November 2025.
Pelatih Rangers, Danny Röhl, sebelumnya mengungkapkan keyakinannya terhadap timnya, memuji “performa babak kedua yang luar biasa” dalam kemenangan 3-1 atas Celtic di Parkhead. Sementara itu, kapten Rangers, John Souttar, juga memuji karakter skuadnya. Di kubu Celtic, Martin O’Neill menyatakan “sangat senang, bahkan sangat terhormat” bisa kembali melatih tim dan bertekad membawa timnya kembali ke jalur kemenangan.