Jakarta – Kepolisian Resor Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus keributan antar dua kelompok yang terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Insiden ini mengakibatkan satu orang terluka akibat tusukan senjata tajam.
Perebutan Lahan Berujung Penusukan
Menurut Plh Kanit Krimum Polres Jakarta Selatan, Iptu Satrio, motif di balik keributan tersebut adalah perebutan wilayah kerja yang berkaitan dengan aksi premanisme, termasuk pengelolaan lahan parkir.
“Pemicunya cekcok mulut ya, mengenai wilayah kerja mereka. Wilayah kerja mereka dalam aksi premanisme ini, terjadi perebutan lahan, kemudian terjadi cekcok, sehingga sampai terjadi penusukan,” ujar Iptu Satrio kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2026).
Ia menambahkan, perebutan lahan tersebut kemungkinan besar terkait dengan pengelolaan parkir atau aktivitas serupa yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tersebut.
Kronologi Kejadian
Peristiwa berdarah ini bermula pada hari Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Terjadi cekcok antara kelompok korban dan kelompok pelaku. Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan parang dan menyerang korban hingga mengenai perut sebelah kiri.
“Terjadi cekcok, antara kelompok korban dan kelompok pelaku salah satu pelaku mengeluarkan parang dan menyerang korban dan mengenai perut korban sebelah kiri, korban sempat menghubungi teman korban untuk meminta bantuan,” jelas Iptu Satrio.
Korban Dirawat, Pelaku Ditangkap
Saat ini, korban penusukan sedang menjalani perawatan intensif di RS Muhammadiyah Jakarta. Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku penusukan berinisial RFM.
“Untuk pelaku pengeroyokan yang diamankan sementara ini satu orang, nanti kita dalami lagi dari rekaman CCTV yang terjadi. (Pelaku) inisial RFM,” pungkasnya.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh Polres Jakarta Selatan, termasuk mendalami rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku lainnya yang terlibat.