MotoGP

Ducati Akui Kontrak Baru Marc Marquez Lebih Rumit dari Perjanjian Awal

Advertisement

Sepang – Bos Ducati, Mauro Grassili, mengakui bahwa perpanjangan kontrak Marc Marquez untuk musim mendatang ternyata lebih rumit dari yang diperkirakan. Meskipun demikian, Grassili optimistis kesepakatan akan segera tercapai.

Proses Negosiasi yang Kompleks

Setelah penampilan sensasional Marc Marquez yang berhasil mengantarkannya menjuarai MotoGP 2025, pabrikan asal Italia itu menjadikan masa depan sang pebalap sebagai prioritas utama. Di sisi lain, Marquez sendiri telah menyatakan keinginannya untuk tetap bertahan bersama Ducati.

Kontrak baru antara Marc Marquez dan Ducati dikabarkan telah mencapai kesepakatan sejak peluncuran tim pada Januari lalu. Namun, hingga kini, pengumuman resmi belum juga dirilis. Grassili menjelaskan bahwa kompleksitas negosiasi ini menjadi alasan utama penundaan tersebut.

“Kami sudah sangat dekat, saya bisa mengatakan hampir rampung, tapi perpanjangan kontrak ini lebih rumit daripada kontrak pertamanya,” ujar Grassili, direktur olahraga Ducati, kepada Moto.it. “Kami sedang menyempurnakan beberapa bagian yang awalnya kami abaikan, tapi arahnya sudah benar dan kesepakatan hampir tercapai.”

Advertisement

Potensi Duet Marquez-Acosta dan Masa Depan Bagnaia

Ducati dan Marc Marquez dikabarkan akan melanjutkan kerja sama selama dua musim lagi, yaitu untuk periode 2027-2028. Dalam skenario ini, Marquez berpotensi memiliki tandem baru, yaitu Pedro Acosta, yang diyakini akan direkrut untuk menggantikan Francesco Bagnaia.

Di tengah kabar pembaruan kontrak Marc Marquez, Francesco Bagnaia santer dikait-kaitkan dengan kepindahan ke tim VR46 atau Aprilia. Namun, juara dunia MotoGP dua kali itu menegaskan ketidak-tertarikannya untuk bergabung dengan tim satelit.

“Aku percaya bahwa aku adalah seorang pebalap yang selalu di depan, jadi ambisiku harus selalu menuntunku untuk tetap terdepan,” kata Bagnaia di sela-sela tes MotoGP Sepang.

Advertisement