MotoGP

Ducati Nilai Bagnaia Berubah Total Jelang MotoGP 2026, Siap Jadi Rival Tangguh

Advertisement

Ducati menilai pembalap andalannya, Francesco Bagnaia, telah menunjukkan perubahan signifikan menjelang dimulainya musim MotoGP 2026. Perubahan ini dinilai sebagai dampak dari performa inkonsistennya di musim lalu.

Performa Inkonsisten di MotoGP 2025

Pada gelaran MotoGP 2025, Bagnaia mengalami musim yang sulit. Ia tercatat gagal finis dalam tujuh dari total 22 balapan yang diikutinya. Inkonsistensi ini membuatnya terlempar dari persaingan papan atas klasemen, dan ia harus puas menempati posisi kelima dengan raihan 288 poin.

Hasil Tes MotoGP 2026 di Sepang

Memasuki musim baru, tes pramusim MotoGP 2026 telah digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari ini. Dalam catatan waktu keseluruhan, Bagnaia menempati posisi keenam. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 56,929 detik, terpaut sekitar 0,5 detik dari Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat.

Keyakinan Tinggi Manajer Tim

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan keyakinannya yang tinggi terhadap potensi Bagnaia di musim 2026. Ia mengaku senang melihat perkembangan positif yang ditunjukkan oleh rider berusia 29 tahun tersebut.

Advertisement

“Pada awal tahun, saat ia kembali dari jeda musim dingin, saya melihat sosok Pecco yang benar-benar berbeda dengan mentalitas yang juga berbeda. Hal ini mengingatkan saya pada versinya di tahun 2024,” ujar Tardozzi seperti dikutip dari Crash.

Tardozzi menambahkan, “Jadi, menurut saya Pecco akan menjadi rival yang sangat sulit dikalahkan dalam balapan-balapan mendatang. Ia adalah sosok yang sangat cerdas, sehingga kami-terutama Gigi [Dall’Igna]-banyak berdiskusi dengannya. Saya rasa sejak tes Valencia, ia telah mendapatkan kembali sikap mental yang tepat.”

“Kami sangat senang; kami tahu bahwa kami memiliki sosok Pecco yang sangat kompetitif,” pungkasnya.

Advertisement