Duel Daud dan Goliat: Lecce Tantang Inter Milan yang Pincang di Via del Mare

Author Image

Hodak

22 Februari 2026

Trending Image 1771698952

Pekan ke-26 2025/2026 akan menyajikan pertarungan sengit antara tim papan bawah melawan pemuncak klasemen, . Laga yang dijuluki ‘duel Daud dan Goliat’ ini akan berlangsung di Stadio Via del Mare, Lecce, pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 00.00 WIB.

Inter Milan datang ke pertandingan ini dengan misi ganda: mengamankan posisi puncak klasemen Serie A dan melupakan kekalahan mengejutkan di kompetisi Eropa. Tim asuhan tersebut baru saja takluk 1-3 dari Bodø/Glimt pada leg pertama playoff Liga Champions di tengah pekan.

Inter Milan Berusaha Jaga Jarak di Puncak

Saat ini, Inter Milan kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 61 poin. Mereka unggul tujuh angka dari rival sekota, AC Milan, yang menempati posisi kedua. Konsistensi Inter di liga domestik patut diacungi jempol, dengan catatan tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir, termasuk 12 kemenangan. Nerazzurri juga menjadi tim paling produktif dengan 60 gol dan memiliki pertahanan terbaik, hanya kebobolan 21 gol.

Meski demikian, Inter menghadapi tantangan serius. Pelatih Cristian Chivu harus memutar otak menyusul badai cedera dan skorsing yang menimpa sejumlah pilar. Kapten sekaligus top skor tim, Lautaro Martinez, dipastikan absen sekitar satu bulan akibat cedera betis. Selain itu, Denzel Dumfries juga masih menepi karena cedera, sementara Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu tidak bisa tampil karena skorsing atau cedera. Absennya pemain-pemain kunci ini membuka peluang bagi Marcus Thuram, Ange-Yoan Bonny, atau Francesco Pio Esposito untuk mengisi lini depan.

Lecce Berbekal Kepercayaan Diri di Kandang

Di sisi lain, Lecce yang dilatih oleh Eusebio Di Francesco, berada di peringkat ke-17 dengan 24 poin dari 25 pertandingan. Mereka hanya unggul tiga poin dari zona degradasi, yang saat ini dihuni Fiorentina. Namun, Giallorossi datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih dua kemenangan beruntun di Serie A, pertama kalinya musim ini. Kemenangan atas Udinese dan Cagliari, dengan gol-gol dari Omri Gandelman dan Ylber Ramadani, menjadi suntikan moral penting bagi mereka.

Direktur olahraga Lecce, Pantaleo Corvino, mengakui beratnya laga ini. Ia menyamakan pertandingan melawan Inter sebagai ‘duel Daud melawan Goliat’. “Inter datang dari sembilan kemenangan beruntun, statistik mereka di tahun 2024 sangat impresif, jadi mungkin terlihat mustahil bagi kami untuk mendapatkan hasil, tapi saya percaya tidak ada yang mustahil dalam sepak bola,” ujar Corvino. Ia menambahkan bahwa bermain di kandang sendiri akan menjadi salah satu aspek positif bagi timnya.

Rekor Pertemuan dan Prediksi

Secara statistik, Inter Milan jauh lebih diunggulkan. Dari 43 pertemuan di semua kompetisi, Inter mendominasi dengan 32 kemenangan, sementara Lecce hanya meraih empat kemenangan dan tujuh laga berakhir imbang. Dalam 15 pertemuan terakhir, Inter memenangkan 12 di antaranya. Lecce juga memiliki rekor buruk saat menjamu Inter, tidak pernah menang dalam sembilan pertemuan terakhir di liga dan bahkan tidak mencetak gol di kandang sendiri melawan Nerazzurri selama 222 menit terakhir. Pertemuan pertama musim ini pada Januari 2026 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Inter.

Meskipun Inter dihantam masalah kebugaran dan absennya pemain kunci, kualitas skuad dan kedalaman tim mereka tetap menjadi modal utama. Prediksi skor cenderung mengarah pada kemenangan Inter Milan, dengan beberapa sumber memprediksi skor 0-3 atau 0-2. Namun, Lecce yang sedang dalam tren positif di kandang sendiri akan berusaha keras untuk memberikan kejutan dan menjauh dari zona degradasi.

Pertandingan Lecce vs Inter Milan ini dapat disaksikan secara langsung melalui layanan live streaming di platform Vidio, mulai pukul 00.00 WIB.