Duel Krusial Zona Degradasi: Paris FC Sambut OGC Nice di Ligue 1

Stade Jean Bouin akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit di papan bawah kala menjamu pada Minggu, 1 Maret 2026. Laga ini diprediksi menjadi “enam poin” krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang keras menghindari jurang degradasi.

Paris FC Berharap Tuah Pelatih Baru Antoine Kombouaré

Paris FC memasuki pertandingan ini dengan wajah baru di kursi kepelatihan. Stéphane Gilli resmi digantikan oleh pada 23 Februari 2026, menyusul serangkaian hasil mengecewakan yang hanya mencatatkan satu kemenangan dari enam laga di tahun 2026. Penunjukan Kombouaré diharapkan mampu membawa angin segar dan mengakhiri tren tanpa kemenangan Paris FC dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, yang diwarnai empat hasil imbang dan dua kekalahan.

Performa kandang Paris FC juga menjadi sorotan, dengan delapan pertandingan terakhir di markas sendiri berakhir tanpa kemenangan, rekor terburuk mereka sejak Mei 2016. Saat ini, Paris FC berada di posisi ke-15 klasemen Ligue 1 dengan 23 poin dari 23 pertandingan, hanya satu strip di bawah Nice. Mereka juga tercatat sebagai tim dengan jumlah penalti terbanyak yang diberikan di lima liga top Eropa, yaitu sepuluh penalti.

OGC Nice Terjebak Tren Negatif dan Badai Cedera

Di sisi tim tamu, OGC Nice yang diasuh Claude Puel juga tidak dalam kondisi terbaik. Mereka datang ke Paris dengan catatan tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir Ligue 1, dengan tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Bahkan, sejak awal November, Nice hanya mampu mengumpulkan tujuh poin, yang merupakan perolehan terendah di divisi tersebut. Pertandingan terakhir mereka berakhir imbang 3-3 melawan Lorient, di mana Nice gagal mempertahankan keunggulan setelah mencetak gol lebih dulu.

Performa tandang Nice juga mengkhawatirkan, dengan hanya satu tim yang menelan lebih banyak kekalahan tandang dibandingkan delapan kekalahan yang diderita Nice. Mereka juga belum mencatatkan clean sheet dalam 27 pertandingan tandang, rekor terpanjang mereka sejak tahun 1955. Nice menempati posisi ke-14 di Ligue 1 dengan 24 poin dari 23 pertandingan.

Daftar Cedera dan Absensi Pemain Kunci

Kedua tim menghadapi masalah cedera yang cukup signifikan. Paris FC harus kehilangan beberapa pemain penting seperti Hamari Traoré yang menjalani operasi lutut dan diperkirakan baru kembali akhir Maret 2026, serta S. Chergui dengan cedera paha yang diharapkan pulih awal Maret 2026. P. Hamel juga absen karena cedera otot, sementara Otávio dan Ilan Kebbal terkena sanksi disipliner.

OGC Nice juga dihantam badai cedera, terutama di lini serang. Penyerang pinjaman Elye Wahi, yang sempat mencetak tiga gol dalam lima laga Ligue 1, harus menepi selama beberapa minggu akibat cedera pergelangan kaki serius. Duo Youssouf Ndayishimiye dan Mohamed Abdelmonem, yang menderita cedera ligamen lutut anterior (ACL) musim lalu, sedang dalam tahap akhir pemulihan dan telah berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan pada 21 Februari 2026, namun Ndayishimiye diperkirakan baru kembali akhir Maret. Isak Jansson (cedera lutut terkilir) dan M. Bombito (patah pergelangan kaki) juga diperkirakan kembali pertengahan Maret 2026. Selain itu, Melvin Bard absen karena skorsing, dan Sofiane Diop juga terkena sanksi disipliner.

Rekor Pertemuan dan Prediksi Laga

Dalam satu pertemuan terakhir mereka di Ligue 1 musim ini, kedua tim bermain imbang 1-1 pada bulan September. Menariknya, belum pernah ada kemenangan tandang dalam sejarah pertemuan kedua tim di kandang Paris FC. Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama terpuruk dan membutuhkan poin penuh, pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dan penuh tensi. Perubahan pelatih di Paris FC bisa menjadi faktor pembeda, namun Nice juga bertekad kuat untuk bangkit dari keterpurukan.