Eliano Reijnders Tampil Konsisten di BRI Liga 1 2025/2026, Jadi Pilar Penting Persib Bandung

Author Image

Irfan

28 Februari 2026

eliano reijnders, persib bandung, bri liga 1, timnas indonesia, pemain naturalisasi

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, musim 2025/2026, semakin semarak dengan kehadiran sejumlah yang memilih berkarier di Tanah Air. Fenomena ini tidak hanya memperkuat klub-klub peserta, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas Tim Nasional Indonesia di kancah internasional. Di antara deretan nama tersebut, menjadi sorotan berkat performa impresif dan konsistennya bersama .

Konsistensi Eliano Reijnders di Lini Tengah Persib

Eliano Reijnders, gelandang berusia 25 tahun, telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain naturalisasi muda yang paling menonjol di BRI Liga 1 musim ini. Didatangkan Persib Bandung dari klub Eredivisie Belanda, PEC Zwolle, dengan durasi kontrak dua musim, Reijnders langsung menunjukkan adaptasi yang cepat. Ia tercatat sebagai pemain dengan menit bermain tertinggi di Persib pada putaran pertama, mengumpulkan 1.614 menit di lapangan.

Konsistensi Reijnders juga terlihat dari persentase penampilannya sebagai starter yang mencapai 84 persen. Hingga akhir Februari 2026, ia telah mencatatkan 17 penampilan di BRI Liga 1 dengan sumbangan dua assist. Fleksibilitasnya dalam bermain juga menjadi nilai tambah, di mana ia mampu mengisi posisi bek kanan maupun gelandang bertahan. Reijnders menjadi bagian integral dari trio lini tengah Persib bersama Thom Haye dan Marc Klok, yang berperan krusial dalam membawa Maung Bandung memuncaki klasemen paruh musim.

Dampak Pemain Naturalisasi Lain dan Pandangan Pelatih

Selain Eliano Reijnders, beberapa pemain naturalisasi lain juga menunjukkan performa signifikan di BRI Liga 1 2025/2026. Jordi Amat menjadi tembok kokoh di lini pertahanan Persija Jakarta, tampil reguler dalam 17 pertandingan dan menyumbangkan dua gol. Thom Haye, rekan setim Reijnders di Persib, juga dinilai sebagai jenderal lapangan tengah yang krusial dan salah satu pemain terbaik di liga. Sementara itu, Stefano Lilipaly dari Dewa United menunjukkan konsistensi dengan 19 penampilan, dua gol, dan tiga assist.

Namun, tidak semua pemain naturalisasi muda langsung bersinar. Rafael Struick di Dewa United dan Jens Raven di Bali United, misalnya, masih berjuang untuk menemukan performa terbaiknya meskipun telah mencatatkan 14 penampilan masing-masing. Bursa transfer paruh musim juga menyaksikan kedatangan beberapa nama baru seperti Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, serta Dion Markx dan Ivar Jenner yang bergabung dengan Persib dan Dewa United.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyikapi positif fenomena eksodus pemain naturalisasi ke kompetisi domestik. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan keputusan para pemain tersebut, selama mereka mendapatkan menit bermain yang cukup dan terus berkembang di klub masing-masing. Saat ini, pelatih Timnas Indonesia John Herdman juga terus memantau perkembangan para pemain di BRI Liga 1 sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda FIFA Series 2026 pada Maret mendatang.

Eliano Reijnders sendiri telah memiliki pengalaman di level internasional dengan tujuh penampilan dan satu gol untuk Timnas Indonesia senior. Debutnya terjadi pada Oktober 2024 melawan Bahrain, dan gol perdananya dicetak pada September 2025 saat menghadapi Chinese Taipei. Kontribusi para pemain naturalisasi, khususnya yang menunjukkan konsistensi seperti Reijnders, diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas sepak bola Indonesia di masa depan.