Endrick: “Berharap Satukan Vinicius dan Mbappe untuk Juara Liga Champions”

Penyerang muda Brasil, , telah secara terbuka menyatakan ambisinya untuk mengangkat trofi Liga Champions bersama rekan setimnya di , Vinicius Jr. dan . Pernyataan ini muncul di tengah masa peminjamannya yang sukses di (Lyon), tempat ia mematangkan permainannya sebelum kembali ke Santiago Bernabéu.

Endrick, yang akan genap berusia 18 tahun pada 21 Juli 2024 dan resmi bergabung dengan Real Madrid pada tanggal tersebut, diresmikan di Santiago Bernabéu pada 27 Juli 2024. Ia menandatangani kontrak berdurasi enam tahun dengan raksasa Spanyol tersebut. Kedatangannya menyusul pengumuman besar transfer Kylian Mbappe ke Real Madrid pada 3 Juni 2024, setelah saga transfer yang panjang. Mbappe, yang bergabung dengan kontrak lima tahun, mengambil nomor punggung 10 di Real Madrid pada Agustus 2025.

Perjalanan Endrick di Eropa

Meskipun telah resmi menjadi pemain Real Madrid, Endrick saat ini menjalani masa peminjaman di Lyon sejak Januari 2026. Keputusan ini diambil untuk memberinya lebih banyak waktu bermain setelah ia kesulitan mendapatkan menit bermain yang konsisten di Real Madrid. Selama di Ligue 1, Endrick menunjukkan performa impresif dengan mencetak lima gol dan satu assist dalam sembilan penampilan, termasuk trigol ke gawang Metz.

Pemain berusia 19 tahun itu mengungkapkan bahwa Kylian Mbappe dan Eduardo Camavinga turut mendorongnya untuk bergabung dengan Lyon. Keduanya menggambarkan Ligue 1 sebagai liga yang kompetitif dan lingkungan yang ideal untuk pengembangan fisik serta taktik. Endrick sendiri mengakui bahwa ia tidak menyangka akan memulai petualangannya di Prancis dengan begitu baik.

Ambisi dan Tekanan di Real Madrid

Endrick tidak asing dengan tekanan. Ia melakukan debutnya di La Liga pada 25 Agustus 2024, mencetak gol ke gawang Real Valladolid, menjadikannya pemain asing termuda yang mencetak gol untuk klub di La Liga pada usia 18 tahun 35 hari. Ia juga mencetak gol pertamanya di Liga Champions pada debutnya di kompetisi tersebut. Meskipun menghadapi kritik di awal kariernya di Madrid, Endrick menegaskan, “Saya tidak peduli sama sekali” terhadap opini eksternal, dan memilih untuk fokus pada nasihat pelatih serta rekan setimnya.

Pemain yang dijuluki ‘Matador’ oleh media Prancis ini juga berbicara tentang sisi lain dari ketenaran. “Anak muda yang berpikir ketenaran hanya memiliki sisi positif itu salah. Bagi saya, itu adalah salah satu hal tersulit untuk dikelola. Setiap momen dalam hidup saya berada di bawah sorotan. Saya berharap suatu hari nanti saya bisa menikmati hidup saya dengan tenang,” ujarnya.

Dukungan dari Rekan Senegara

Hubungan Endrick dengan Vinicius Jr. dan Rodrygo Goes sangat erat. Keduanya dianggap sebagai inspirasi bagi Endrick, dan Vinicius secara khusus berperan sebagai mentor, membantunya melewati masa-masa sulit di musim pertamanya di Spanyol. Ketiganya juga berbagi agen yang sama, memperkuat ikatan mereka. Real Madrid memang dikenal dengan strategi merekrut talenta muda Brasil seperti mereka.

Sementara Endrick terus berkembang di Lyon, Real Madrid sendiri menghadapi tantangan. Kylian Mbappe saat ini tengah berjuang dengan cedera lutut yang dideritanya selama lebih dari dua bulan. Kondisi ini membuatnya diragukan tampil dalam pertandingan krusial Liga Champions babak 16 besar melawan Manchester City pada Maret 2026. Mbappe diperkirakan akan absen selama tiga minggu. Meskipun demikian, ambisi Endrick untuk meraih kejayaan Eropa bersama para bintang Real Madrid tetap menyala, menantikan momen ia bisa bersatu kembali dengan Vinicius dan Mbappe di lapangan Santiago Bernabéu.