Era John Herdman Dimulai: Menakar Kekuatan Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

john herdman, timnas indonesia, fifa series 2026, ezra walian, rafael struick

Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, , telah mengumumkan daftar 41 pemain sementara yang akan mengikuti pemusatan latihan jelang pada akhir Maret ini. Pengumuman skuad perdana di bawah kepemimpinan Herdman, yang resmi ditunjuk PSSI pada 3 Januari 2026, menjadi sorotan utama publik sepak bola Tanah Air, khususnya dalam menakar kekuatan lini depan Garuda.

FIFA Series 2026 akan menjadi ujian pertama bagi Herdman, di mana dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026, diikuti laga melawan pemenang atau tim kalah dari pertandingan Bulgaria kontra Kepulauan Solomon. Pemanggilan 41 nama ini menunjukkan visi Herdman untuk memadukan pemain senior dengan talenta muda, sekaligus membangun kedalaman skuad di setiap lini.

Penyerang Pilihan John Herdman dan Performa Terkini

Dalam daftar yang dirilis, beberapa nama penyerang dan pemain dengan naluri menyerang tinggi turut dipanggil, menunjukkan strategi Herdman untuk menciptakan lini serang yang dinamis. Salah satu nama yang kembali mendapat kepercayaan adalah . Penyerang Persik Kediri ini dinilai tampil cukup konsisten di Super League musim 2025-2026.

Ramadhan Sananta, yang kini bermain untuk Brunei DPMM FC di Liga Super Malaysia, juga menjadi pilihan Herdman. Sananta menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol dalam debutnya di Liga Super Malaysia 2025-2026 pada Agustus 2025. Statistiknya di musim 2025/2026 mencatat 4 gol dan 2 assist dari 22 pertandingan.

Pemain sayap lincah Witan Sulaeman dari Persija Jakarta juga masuk dalam daftar. Musim ini, Witan telah mengemas 1 gol dan 3 assist dalam 15 penampilan di Super League. Sementara itu, Egy Maulana Vikri yang membela Dewa United, telah mencatatkan 3 gol dan 3 assist dari 18 pertandingan di musim 2025/2026.

Hokky Caraka, penyerang muda Persita Tangerang, juga menunjukkan performa menjanjikan dengan 4 gol dan 1 assist dari 22 pertandingan di Super League 2025/2026. Salah satu golnya bahkan terpilih sebagai gol terbaik pekan ke-15. Dimas Drajad, yang dipinjamkan Persib Bandung ke Malut United untuk musim 2025-2026 demi mendapatkan menit bermain lebih banyak, juga menjadi bagian dari skuad ini.

Herdman juga menyertakan nama-nama seperti Ole Romeny dan Jens Raven, yang diharapkan dapat menambah ketajaman di lini depan Timnas Indonesia.

Absennya Rafael Struick dan Kondisi Marselino Ferdinan

Keputusan Herdman yang paling menyita perhatian adalah tidak dipanggilnya Rafael Struick. Penyerang Dewa United ini, yang sebelumnya menjadi andalan di era pelatih Shin Tae-yong, tidak masuk dalam daftar 41 pemain. Performa Struick di klubnya memang sedang menurun, dengan hanya mencatatkan 11 penampilan dan total 370 menit bermain di Super League 2025/2026 tanpa gol.

Di sisi lain, Marselino Ferdinan, gelandang serang muda yang kerap membantu serangan, juga tidak tersedia karena masih dalam pemulihan cedera hamstring. Marselino, yang dipinjamkan Oxford United ke AS Trencin, diperkirakan baru bisa kembali merumput pada 1 April 2026. Musim ini, ia hanya tampil dalam 5 pertandingan dengan total 122 menit bermain tanpa kontribusi gol maupun assist.

Tantangan dan Harapan di Bawah John Herdman

Pemanggilan skuad pertama John Herdman ini menuai beragam tanggapan. Beberapa pengamat sepak bola nasional, seperti Gita Suwondo, menyoroti bahwa pemilihan pemain masih terkesan mengacu pada daftar lama ketimbang performa terkini di kompetisi domestik. “Kalau memang profesional, seharusnya pemanggilan pemain lebih mengacu pada performa terkini di kompetisi. Kesan yang muncul justru masih menggunakan daftar pemain sebelumnya,” ujar Gita Suwondo.

Meski demikian, FIFA Series 2026 akan menjadi panggung awal bagi John Herdman untuk menunjukkan filosofi dan strateginya dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih kompetitif, tidak hanya untuk jangka pendek tetapi juga menatap Kualifikasi Piala Dunia 2030 dan Piala Asia 2027.