London – Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) diprediksi tidak akan menjatuhkan hukuman tambahan kepada pemain Arsenal, Gabriel Martinelli, terkait aksinya terhadap Conor Bradley dalam pertandingan melawan Liverpool di Stadion Emirates, Jumat (9/1/2026). Hukuman kartu kuning yang diberikan wasit Anthony Taylor di lapangan dinilai sudah mencukupi.
Insiden tersebut terjadi menjelang akhir pertandingan yang berakhir imbang 0-0. Conor Bradley salah mendarat setelah berusaha menyapu bola dan terlihat kesakitan sambil memegangi lututnya. Gabriel Martinelli kemudian mendorong pemain asal Irlandia Utara itu keluar lapangan. Aksi ini diduga dipicu oleh emosi Martinelli yang mencurigai Bradley berpura-pura cedera untuk menghentikan permainan.
Situasi ini sempat memicu keributan di lapangan. Martinelli dan bek Liverpool, Ibrahima Konate, sama-sama dihadiahi kartu kuning oleh wasit. Belakangan diketahui bahwa Bradley memang mengalami cedera serius. Ia harus ditandu keluar lapangan dan meninggalkan stadion dengan menggunakan kruk serta penyangga di lutut kirinya.
Menurut laporan The Athletic, meskipun Martinelli dinilai telah melakukan kesalahan, FA dipercaya tidak akan meninjau ulang insiden tersebut. Hal ini dikarenakan wasit Anthony Taylor telah melihat langsung kejadiannya dan memberikan sanksi di lapangan, sehingga tidak ada insiden yang terlewat dari pengawasan.
Gabriel Martinelli sendiri telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada Conor Bradley. Ia mengaku tidak menyadari tingkat keparahan cedera yang dialami lawannya pada saat itu.
“Conor dan saya sudah berbalas pesan dan saya sudah meminta maaf padanya. Saya tak tahu kalau dia cedera serius di momen tersebut. Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat menyesal atas reaksi saya. Saya doakan semoga Conor cepat pulih,” tulis Martinelli melalui media sosialnya.






