Fabian Hürzeler, pelatih kepala Brighton & Hove Albion, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-33 pada 26 Februari 2026, namun perayaan tersebut tak lantas menggeser fokusnya dari persiapan krusial tim. Di tengah momen spesial itu, Hürzeler tetap disibukkan dengan analisis mendalam menjelang pertandingan Liga Primer Inggris melawan Nottingham Forest pada Minggu, 1 Maret 2026.
Dalam konferensi pers baru-baru ini, Hürzeler mengungkapkan bahwa ia akan menghabiskan hari ulang tahunnya di tempat latihan sebelum menikmati makan malam bersama teman dan keluarga. “Bagi saya, ini seperti yang selalu saya coba sebutkan, ini bukan pekerjaan, saya sangat menikmatinya berada di sini,” ujar Hürzeler. “Saya menikmati menjadi pelatih kepala, saya menikmati bersama staf dan pemain saya.”
Pertandingan Brighton melawan Nottingham Forest menjadi sorotan, terutama mengingat Forest baru saja melakoni laga tandang yang melelahkan di Liga Europa. Tim berjuluk The Tricky Trees itu berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Fenerbahçe di Istanbul pada leg pertama babak play-off Liga Europa pada 20 Februari 2026. Kemenangan tersebut dicetak oleh Murillo, Igor Jesus, dan Morgan Gibbs-White.
Hürzeler, yang menjadi pelatih permanen termuda dalam sejarah Premier League pada usia 31 tahun saat ditunjuk pada Juli 2024, dikenal dengan pendekatan taktis inovatifnya. Ia kerap menerapkan gaya bermain menekan tinggi, mendominasi penguasaan bola, dan mampu beradaptasi untuk mengeksploitasi kelemahan lawan. Analisis pertandingan Forest melawan Fenerbahçe tentu menjadi bagian integral dari “menu” persiapan taktisnya.
Meskipun Brighton sempat mengalami periode sulit dengan performa yang kurang konsisten, mereka berhasil bangkit dengan kemenangan penting 2-0 atas Brentford. Hürzeler juga memberikan kabar positif mengenai kondisi skuadnya. Gelandang Yasin Ayari, yang absen hampir sebulan karena cedera bahu, telah kembali berlatih dan berpotensi menjadi opsi untuk pertandingan akhir pekan ini. Pemain senior James Milner juga dinyatakan fit.
Di sisi lain, Nottingham Forest, di bawah asuhan pelatih baru Vitor Pereira, masih mencari konsistensi di Premier League. Kemenangan mereka di Liga Europa menunjukkan kualitas individu yang kuat, namun jadwal padat dengan pertandingan tengah pekan berpotensi memengaruhi kebugaran tim. Hürzeler menyadari tantangan ini. “Saya pikir mereka memiliki kualitas individu yang besar,” kata Hürzeler. “Kami tahu tentang tantangan ini, kami tahu apa yang mampu dilakukan Nottingham.”
Hürzeler, yang sebelumnya sukses membawa FC St. Pauli promosi ke Bundesliga setelah 13 tahun absen, telah menandatangani kontrak dengan Brighton hingga Juni 2027. Ia terus membuktikan kemampuannya sebagai salah satu manajer muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa, bahkan meraih penghargaan Manager of the Month Premier League edisi Agustus 2024.