Febri Hariyadi Kembali Dihantam Cedera ACL Usai Debut di Persis Solo, Absen Hingga 8 Bulan

febri hariyadi, persis solo, cedera acl, super league, persib bandung

Kabar buruk kembali menyelimuti dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi dan penggemar . Sang winger lincah, Febri Hariyadi, dipastikan harus menepi dari lapangan hijau dalam waktu yang sangat lama, diperkirakan hingga delapan bulan ke depan. Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang pernah menghantuinya kembali kambuh saat sesi latihan, hanya berselang beberapa hari setelah ia melakoni debut bersama Laskar Sambernyawa.

Febri Hariyadi, yang kini berusia 30 tahun, baru saja bergabung dengan Persis Solo pada bursa transfer paruh musim BRI 2025/2026 dengan status pinjaman dari . Kepindahan ini diharapkan menjadi angin segar bagi kariernya setelah minimnya menit bermain di Persib, serta menjadi suntikan kekuatan bagi Persis Solo yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

Debut Singkat Berujung Petaka

Pemain berjuluk ‘Bow’ ini mencatatkan penampilan perdananya bersama Persis Solo pada Sabtu, 21 Februari 2026, saat menghadapi PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo. Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut, Febri masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-59, menggantikan Alfrianto Nico. Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, sempat memuji performa Febri di laga debutnya, meskipun mengakui sang pemain masih membutuhkan waktu adaptasi dan peningkatan kebugaran.

Namun, harapan untuk melihat Febri kembali bersinar harus pupus. Pada Rabu, 25 Februari 2026, Febri mengalami insiden saat sesi latihan. Dokter tim Persis Solo, dr. Iwan Wahyu Utomo, menjelaskan bahwa cedera terjadi akibat salah tumpuan saat menendang. Hasil pemeriksaan MRI pada Kamis, 26 Februari 2026, mengonfirmasi diagnosis yang mengejutkan: Febri kembali mengalami robekan pada ACL di lutut yang sama dengan riwayat operasi sebelumnya pada tahun 2024.

Pukulan Telak Bagi Persis Solo

Milomir Seslija tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas cedera yang menimpa Febri. “Sayangnya Febri ada problem, dua hari lalu ada insiden dan mengalami cedera hingga harus menjalani operasi. Padahal dia kemarin di laga terakhir bermain sangat bagus,” ujar Milo, Sabtu (28/2/2026). Ia juga menambahkan, “Febri Hariyadi yang sempat bermain dengan cukup baik dan fantastis kemarin harus mengalami cedera dan menjalani operasi. Ada beberapa insiden berupa benturan.”

Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Persis Solo yang sedang berjuang keras untuk keluar dari zona merah klasemen Super League. Kehadiran Febri diharapkan mampu menambah daya gedor dan pengalaman di lini serang tim. Dengan absennya Febri, Persis Solo dipastikan kehilangan salah satu pilar pentingnya menjelang laga krusial pekan ke-23 melawan Persik Kediri pada Minggu, 1 Maret 2026.

Jika mengacu pada riwayat cedera ACL sebelumnya, Febri membutuhkan waktu pemulihan sekitar tujuh hingga delapan bulan. Ini berarti ia kemungkinan besar akan absen hingga akhir musim kompetisi 2025/2026 dan bahkan mungkin sebagian awal musim berikutnya. Proses operasi dan rehabilitasi yang panjang menanti Febri Hariyadi dalam perjuangannya untuk kembali ke performa terbaik.