Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menyatakan akan berhati-hati dalam memutuskan apakah akan menurunkan Kylian Mbappe di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona. Alonso tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan kesehatan penyerang asal Prancis tersebut.
Kondisi Mbappe dan Keputusan Tim
Kylian Mbappe sebelumnya absen dalam dua pertandingan awal Real Madrid di tahun 2026 akibat masalah pada lututnya. Ia tidak bermain saat timnya mengalahkan Real Betis di La Liga maupun saat menundukkan Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol. Awalnya, Mbappe ditinggal di Valdebebas untuk fokus pada pemulihan, namun kini ia telah bergabung dengan skuadnya di Jeddah untuk berlatih menjelang pertandingan melawan Barcelona pada Senin (12/1/2026) pukul 02.00 WIB.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (10/1), Alonso ditanya mengenai perkembangan kondisi Mbappe dan apakah terlalu dini baginya untuk kembali bermain, mengingat prediksi awal pemulihannya baru selesai akhir Januari.
“Kondisinya jauh lebih baik. Kami menilai sangat mepet (baginya) untuk bermain melawan Atlético, jadi kami memutuskan untuk tidak terburu-buru memainkannya,” ujar Alonso, dikutip dari ESPN.
“Tetapi jika kami sampai ke final, tergantung pada bagaimana perasaannya, dia akan datang. Saat dia berlatih hari ini, kami akan mendapat semua info yang kami butuhkan untuk menilainya, dan melihat apakah dia siap menjadi starter atau bermain lebih sedikit.”
Evaluasi Risiko dan Tanggung Jawab
Alonso menekankan pentingnya mengevaluasi risiko yang ada sebelum membuat keputusan akhir. Ia menegaskan bahwa timnya akan bertindak secara bertanggung jawab.
“Kami harus menilai risikonya. Kami tahu apa yang dipertaruhkan, dan bertanggung jawab atas keputusan kami. Kami bukan kamikaze,” tegasnya, merujuk pada istilah pasukan berani mati asal Jepang.
Mbappe telah menjadi mesin gol utama Real Madrid musim ini, dengan mencetak 29 gol dalam 24 penampilan di berbagai kompetisi.






