ACF Fiorentina sukses melangkah ke babak 16 besar UEFA Europa Conference League (UECL) musim 2025/2026 setelah menahan imbang wakil Polandia, Jagiellonia Bialystok, dengan skor 0-0 pada leg kedua babak play-off. Hasil ini memastikan La Viola unggul agregat 3-0, menyusul kemenangan telak mereka di leg pertama.
Dominasi Fiorentina Sejak Leg Pertama
Klub asal Italia tersebut telah menempatkan satu kaki di babak 16 besar sejak leg pertama yang berlangsung di Chorten Arena Stadium, Bialystok, pada 19 Februari 2026. Kala itu, Fiorentina tampil perkasa dengan membungkam tuan rumah Jagiellonia Bialystok tiga gol tanpa balas.
Gol-gol kemenangan Fiorentina di leg pertama dicetak oleh Luca Ranieri pada menit ke-53, Rolando Mandragora di menit ke-65, dan Roberto Piccoli melalui titik putih pada menit ke-81. Kemenangan tandang yang meyakinkan ini memberikan modal besar bagi skuad asuhan Paolo Vanoli untuk menghadapi leg kedua di kandang sendiri.
Leg Kedua Berjalan Tanpa Gol di Artemio Franchi
Pada pertandingan leg kedua yang digelar di Stadio Artemio Franchi, Florence, pada 26 Februari 2026, Fiorentina memilih bermain lebih pragmatis. Dengan keunggulan agregat yang nyaman, tim tuan rumah tidak perlu memaksakan diri untuk menyerang secara sporadis.
Pertandingan berjalan ketat tanpa gol hingga peluit akhir dibunyikan, dengan kedua tim gagal mencetak angka. Hasil imbang 0-0 ini sudah cukup bagi Fiorentina untuk mengamankan tiket ke fase selanjutnya, sekaligus menyingkirkan Jagiellonia Bialystok dari kompetisi Eropa musim ini.
Perjalanan Fiorentina di Liga Konferensi Eropa
Performa Fiorentina di Liga Konferensi Eropa musim ini menunjukkan konsistensi yang cukup baik, meskipun di liga domestik mereka sempat mengalami pasang surut. La Viola berhasil finis di posisi ke-15 pada fase liga, yang menempatkan mereka di jalur play-off babak gugur sebagai tim unggulan.
Kemenangan agregat 3-0 atas Jagiellonia Bialystok menjadi bukti kesiapan Fiorentina untuk bersaing lebih jauh di kancah Eropa. Sementara itu, Jagiellonia Bialystok, yang dilatih oleh Adrian Siemieniec, menghadapi tantangan berat untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan telak di leg pertama. Mereka harus memenangkan leg kedua dengan selisih minimal empat gol untuk menjaga asa lolos.
Dengan hasil ini, Fiorentina kini menatap babak 16 besar dengan optimisme tinggi, melanjutkan ambisi mereka di kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut.