Frederic Injai: “Ramadan di Indonesia Sangat Mudah bagi Saya”

frederic injai, pss sleman, ramadan, sepak bola indonesia, frederic

Gelandang asing , , tengah menikmati pengalaman pertamanya menjalani ibadah puasa di Indonesia. Pemain berusia 30 tahun ini merasakan atmosfer yang jauh lebih mendukung dibandingkan saat ia berpuasa di negara asalnya, Prancis. Injai, yang baru bergabung dengan Super Elja pada Juli 2025 untuk musim 2025/2026, mengaku senang dapat berpuasa bersama rekan-rekan Muslim di Tanah Air.

Atmosfer Religius yang Mendukung

Pemain kelahiran Paris, Prancis, pada 9 November 1995 ini menyoroti perbedaan signifikan antara Indonesia dan Prancis dalam menjalankan ibadah puasa. Menurut Injai, mayoritas penduduk Muslim di Indonesia menciptakan lingkungan yang sangat kondusif. “Indonesia negara Muslim, di Prancis bukan negara Muslim. Di sini banyak orang yang berpuasa saat Ramadan, jadi sangat mudah bagi saya,” ungkap Injai pada Kamis (26/2/2026). Ia menambahkan, “Tentu saja saya berpuasa. Saya senang menjalankan puasa dengan teman-teman Muslim di sini.”

Pengalaman ini menjadi momen spiritual penting baginya. Injai menegaskan bahwa Ramadan di Yogyakarta, tempat PSS Sleman bermarkas, bukan hanya sekadar menahan lapar, melainkan kesempatan untuk mempererat hubungan dengan Tuhan. “Saya punya prioritas seperti mencoba memperbaiki diri secara religius. Ya, fokus pada iman adalah prioritas saya,” tegas gelandang bernomor punggung 93 itu.

Kuliner Lokal dan Persiapan Fisik

Selama Ramadan, Injai juga menemukan kecintaannya pada berbagai hidangan khas Indonesia untuk berbuka dan sahur. Nasi goreng menjadi salah satu menu favoritnya. “Nasi goreng sangat enak, saya suka itu. Lalu saya mencoba gorengan sama ubi bakar. Banyak makanan yang saya suka di sini,” katanya.

Meskipun menjalani puasa di tengah jadwal latihan yang padat, Injai tidak memiliki persiapan fisik khusus. Ia hanya memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuhnya. “Hanya air putih saja, saya perbanyak. Kalau minuman-minuman lain saya belum pernah coba, hanya air putih saja,” pungkasnya.

Dukungan Klub dan Ambisi di Lapangan

Injai memastikan bahwa ibadah puasa tidak menghalangi performanya di lapangan hijau. Ia merasa tetap bisa tampil maksimal berkat dukungan penuh dari klub. “Puasa tidak menghentikan saya untuk tetap bermain. Klub juga sangat suportif dan telah menyiapkan segala sesuatunya untuk memudahkan para pemain yang menjalankan ibadah selama Ramadan,” jelas Injai.

Frederic Injai, yang memiliki tinggi 196 cm dan berposisi sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, atau bek tengah, bergabung dengan PSS Sleman setelah malang melintang di berbagai klub Prancis dan pernah menimba ilmu di akademi Inter Milan U-19. Dengan kontrak hingga 31 Mei 2027, ia bertekad membawa PSS meraih banyak kemenangan dan kembali berkompetisi di Liga 1.