Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi bermagnitudo 2,2 mengguncang wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026) siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor segera bergerak cepat dan memastikan tidak ada laporan kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.
Detail Gempa dan Respons BPBD
Menurut informasi yang dirilis BMKG melalui akun media sosial X, gempa terjadi pada pukul 12.32 WIB. Pusat gempa berada di darat, berlokasi 20 kilometer Barat Daya Kota Bogor, dengan kedalaman 10 kilometer. Koordinat gempa tercatat di 6,75 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur. BMKG menekankan bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan penyampaian dan data masih dalam proses stabilisasi.
Menanggapi informasi gempa tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menyatakan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan mengenai dampak kerusakan. “Sementara ini ke pusdalops kami belum ada informasi. Mudah mudahan aman-aman saja. Termasuk tadi di beberapa grup juga belum ada laporan apa-apa terkait dampak gempa,” ujar Dimas saat dimintai konfirmasi.
Hal senada juga disampaikan oleh Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin. Ia mengonfirmasi bahwa hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dari warga yang terdampak gempa. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada laporan. Mudah-mudahan wilayah Bogor kondusif,” tutur Jalal ketika dihubungi terpisah.





