Google, di bawah naungan Alphabet, tengah dalam pembicaraan dengan sejumlah perusahaan Tiongkok, termasuk Envicool, untuk pengadaan peralatan sistem pendingin cair bagi pusat data kecerdasan buatan (AI) mereka. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan pada rantai pasokan global dan kebutuhan mendesak untuk mengelola panas ekstrem yang dihasilkan oleh beban kerja AI yang intensif.
Tim pengadaan dari operasional Google di Taiwan baru-baru ini mengunjungi Tiongkok untuk melakukan diskusi ini. Kunjungan tersebut mencerminkan ketatnya pasokan komponen pendingin yang digunakan dalam infrastruktur AI global.
Tantangan Panas dari Beban Kerja AI
Pusat data modern yang mendukung AI dan komputasi kinerja tinggi (HPC) menghadapi tantangan besar dalam mengelola panas. Chip AI berdensitas tinggi, seperti Tensor Processing Units (TPU) milik Google dan GPU generasi terbaru dari NVIDIA, menghasilkan panas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem komputasi tradisional. Sistem pendingin udara konvensional tidak lagi memadai untuk mengatasi beban termal ini, sehingga pendingin cair menjadi solusi yang krusial.
Para ahli teknologi menyebut pendingin cair hingga 3.000 kali lebih efektif dalam menghilangkan panas dibandingkan pendingin udara. Dengan menyerap dan menghilangkan panas langsung dari komponen terpanas seperti GPU, pendingin cair menjaga chip pada suhu operasional optimal, meningkatkan kinerja dan keandalan.
Peran Envicool dan Pasar Pendingin AI Global
Envicool, sebuah perusahaan Tiongkok yang terdaftar di Bursa Efek Shenzhen, merupakan produsen terkemuka peralatan pendingin presisi untuk pusat data. Perusahaan ini dikenal dengan keahliannya dalam sistem pendingin cair dan sistem kontrol bertenaga AI. Envicool bahkan telah memamerkan unit distribusi cairan (CDU), komponen vital dalam sistem pendingin cair, yang dibangun sesuai spesifikasi Google.
Pasar global untuk sistem pendingin cair server AI diproyeksikan akan melampaui 17 miliar dolar AS pada tahun 2026, meningkat signifikan dari 8,9 miliar dolar AS tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan dari perusahaan seperti Nvidia dan penyedia layanan cloud yang menggunakan chip AI kustom. Envicool sendiri telah merasakan manfaat dari tren ini, melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 40% selama sembilan bulan pertama tahun ini, dengan nilai pasar sekitar 98 miliar yuan (sekitar 14 miliar dolar AS).
Komitmen Google terhadap Efisiensi dan Keberlanjutan
Google telah lama berinvestasi dalam efisiensi energi di pusat datanya. Sebelumnya, Google berhasil mengurangi energi yang digunakan untuk pendinginan hingga 40% berkat kontrol berbasis pembelajaran mesin dari DeepMind AI, yang menghasilkan peningkatan efisiensi penggunaan daya (PUE) sebesar 15% secara keseluruhan. Perusahaan juga berkomitmen untuk meminimalkan penggunaan air dan mengadopsi teknologi pendingin yang berkelanjutan.
Diskusi dengan Envicool dan pemasok Tiongkok lainnya juga menyoroti peran yang semakin besar dari pemasok Tiongkok dalam pertumbuhan pusat data global, meskipun ada ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Selain Envicool, Google juga berencana untuk mengadakan pembicaraan dengan setidaknya satu pemasok lain.