Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil mengukir kemenangan telak 3-0 atas Jakarta Electric PLN Mobile dalam lanjutan Proliga Putri 2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 20 Februari 2026, ini tidak hanya memperkokoh posisi Gresik Phonska, tetapi juga mengubah peta persaingan di papan atas klasemen.
Kemenangan dengan skor 25-19, 25-19, dan 25-18 ini membawa Gresik Phonska mengudeta Jakarta Pertamina Enduro dari puncak klasemen sementara. Tambahan tiga poin krusial ini membuat tim asal Gresik tersebut kini mengoleksi 26 angka, melampaui 24 poin milik Pertamina Enduro yang sebelumnya memimpin. Dengan rekor sembilan kemenangan dan hanya dua kekalahan dari sebelas pertandingan, Gresik Phonska kokoh di posisi teratas.
Performa Dominan Gresik Phonska
Sejak awal laga, Gresik Phonska menunjukkan dominasi dengan komposisi pemain terbaiknya. Yulis Indahyani, Mediol Yoku, Geofanny Eka, Shella Bernadetha, Annie Mitchem, Oleksandra Bytsenko (Sasha), serta Arneta Putri sebagai pengatur tempo permainan, tampil solid di semua lini. Pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi, mengakui bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan matang. “Laga ini beban ada di Jakarta Electric PLN yang membutuhkan kemenangan,” ujar Lodi.
Pemain Gresik Phonska juga mengungkapkan kepuasannya atas performa tim. “Apresiasi kepada rekan-rekan saya hari ini. Mulai dari defense dan menyerang sangat luar biasa. Kami banyak mendapatkan poin dari serve dan juga blok. Tentu ini menjadi modal kami menghadapi laga berikutnya melawan Jakarta Pertamina Enduro,” ungkap salah satu pemain setelah pertandingan.
Langkah Electric PLN Menuju Final Four Tertunda
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Jakarta Electric PLN Mobile yang tengah berjuang mengamankan tiket ke babak Final Four. Tim asuhan Chamnan Dokmai ini harus menunda asa mereka, meskipun tampil dengan kekuatan utama seperti Neriman Ozsoy, Celeste Elle Plak, dan Ersandrina Devega. Electric PLN kini berada di peringkat ketiga klasemen dengan 18 poin dari enam kemenangan dalam sebelas laga.
Asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Armansyah Erwiandi Manganang, menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan timnya. “Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Terlihat dari mulai serve, bertahan kami banyak membuat lawan mendapatkan poin dengan mudah. Tentu kami berharap di laga berikutnya para pemain bisa lebih fokus, kami butuh kemenangan untuk ke final four,” kata Armansyah. Pada pertandingan tersebut, Electric PLN sempat mencoba mengubah komposisi setter dari Afra Hazna Nurhaliza ke Khalisa Azilia Rahma, namun belum mampu menstabilkan permainan.
Persaingan Ketat di Proliga Putri 2026
Musim Proliga Putri 2026 yang dimulai sejak 8 Januari 2026 dan akan berakhir pada 26 April 2026 ini diikuti oleh tujuh tim. Persaingan menuju Final Four semakin memanas, dengan beberapa tim masih berebut sisa slot.
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan menghadapi laga akbar melawan Jakarta Pertamina Enduro pada Kamis, 26 Februari 2026, yang diprediksi akan menjadi penentu juara putaran kedua. Sementara itu, Jakarta Electric PLN Mobile akan melakoni pertandingan krusial terakhir mereka melawan Jakarta Livin’ Mandiri pada Minggu, 1 Maret 2026, untuk menentukan nasib mereka di Final Four.