Gresik Phonska Plus Taklukkan Jakarta Electric PLN 3-0, Puncaki Klasemen Proliga Putri 2026

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771641831

Pupuk Indonesia berhasil menunjukkan dominasinya dengan menundukkan Mobile dalam tiga set langsung (25-19, 25-19, 25-18) pada lanjutan . Pertandingan sengit ini berlangsung di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Jumat malam, 20 Februari 2026.

Kemenangan telak ini tidak hanya menambah tiga poin bagi Gresik Phonska Plus, tetapi juga mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Proliga 2026 sektor putri. Tim asuhan Alessandro Lodi kini mengoleksi 26 poin dari 11 pertandingan, dengan catatan sembilan kemenangan dan dua kekalahan, menggeser Jakarta Pertamina Enduro yang berada di posisi kedua dengan 24 poin.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Tekanan

Sejak awal set pertama, kedua tim langsung menampilkan permainan agresif dengan saling melancarkan serangan. Jakarta Electric PLN Mobile sempat memimpin tipis 8-7 pada technical time out pertama setelah sebelumnya tertinggal 4-6. Namun, Gresik Phonska Plus berhasil membalikkan keadaan menjadi 16-14 dan mempertahankan momentum hingga menutup set pertama dengan skor 25-19.

Memasuki set kedua, Jakarta Electric PLN Mobile berupaya bangkit dengan mengandalkan duet pemain asing mereka, Neriman Ozsoy dari Turki dan Celeste Plak dari Belanda, yang ditopang oleh Ersandrina Devega dan Dinda Syifa Ammelia. Meskipun demikian, Gresik Phonska Plus tetap bermain solid dan konsisten. Kemampuan blok yang disiplin serta minimnya kesalahan sendiri menjadi kunci bagi Gresik Phonska Plus untuk kembali unggul 25-19.

Pada set penentuan, Jakarta Electric PLN Mobile sempat memimpin 4-1, namun Gresik Phonska Plus secara perlahan mengejar dan menyamakan kedudukan. Tekanan terus diberikan oleh Gresik Phonska Plus hingga akhirnya mereka berhasil mengamankan set ketiga dengan skor 25-18, sekaligus memastikan kemenangan 3-0.

Peran Pemain Kunci dan Strategi Pelatih

Pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi, memuji penampilan anak asuhnya. Ia mengungkapkan bahwa timnya bermain lebih sabar dan fokus pada poin-poin krusial. “Kami bermain lebih sabar dan fokus di poin-poin penting. Anak-anak mampu menjalankan strategi dengan baik,” ujar Alessandro Lodi. Lodi juga menambahkan, “Anak-anak bermain dengan disiplin dan percaya diri. Jakarta Electric adalah tim kuat dengan Neriman dan Celeste, tapi tim kami tetap fokus. Pertahanan depan kami bekerja luar biasa.”

Pemain-pemain kunci Gresik Phonska Plus seperti Medi Yoku, Shella Bernadetha, serta dua pemain asing Annie Mitchem (Amerika Serikat) dan Oleksandra Bytsenko (Ukraina) tampil gemilang. Shella Bernadetha khususnya menonjol dengan performa blok yang kuat, berhasil meredam serangan-serangan lawan.

Implikasi Klasemen dan Perebutan Tiket Final Four

Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Gresik Phonska Plus yang sebelumnya telah mengamankan tiket ke babak final four. Di sisi lain, kekalahan ini membuat peluang Jakarta Electric PLN Mobile untuk melaju ke babak empat besar semakin tertekan. Mereka saat ini berada di peringkat ketiga dengan 18 poin.

Laga terakhir Jakarta Electric PLN Mobile melawan Jakarta Livin Mandiri pada 1 Maret mendatang akan menjadi penentu. Mereka membutuhkan kemenangan sempurna 3-0 atau 3-1 untuk membuka pintu menuju final four. Persaingan di papan tengah semakin memanas, dengan Jakarta Popsivo Polwan (17 poin) dan Jakarta Livin Mandiri (16 poin) juga masih berpeluang merebut tiket tersisa.

Gresik Phonska Plus sendiri menargetkan gelar juara Proliga 2026 setelah enam kali menjadi runner-up di musim-musim sebelumnya. Untuk mencapai target tersebut, mereka mendatangkan pelatih asing asal Italia, Alessandro Lodi, sejak awal musim. Sementara itu, Jakarta Electric PLN Mobile, sebagai klub yang telah mengoleksi enam gelar juara Proliga, berambisi mengakhiri puasa gelar sejak tahun 2017.