SpVgg Greuther Fürth berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Arminia Bielefeld dalam lanjutan pekan ke-23 2. Bundesliga yang berlangsung sengit di Sportpark Ronhof Thomas Sommer pada Jumat, 20 Februari 2026. Hasil ini menjadi suntikan moral penting bagi Fürth yang tengah berjuang di dasar klasemen.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Greuther Fürth, yang bertindak sebagai tuan rumah, langsung tancap gas dan berhasil membuka keunggulan cepat pada menit keempat melalui gol yang dicetak oleh Branimir Hrgota. Keunggulan ini memberikan harapan bagi tim asuhan Heiko Vogel yang sangat membutuhkan poin.
Namun, Arminia Bielefeld tidak tinggal diam. Tim tamu merespons dengan cepat dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-19. Bek Robin Knoche menjadi pahlawan bagi Arminia setelah sundulannya yang memanfaatkan umpan silang dari Tim Handwerker tidak mampu dihalau kiper Fürth, Jonas Kersken. Gol tersebut membuat skor imbang 1-1 dan pertandingan semakin memanas.
Memasuki babak kedua, Greuther Fürth kembali menunjukkan determinasi mereka. Pada menit ke-53, Dennis Srbeny berhasil mengembalikan keunggulan bagi tuan rumah, mengubah skor menjadi 2-1. Gol ini tercipta setelah Srbeny berdiri bebas di depan gawang dan dengan mudah menceploskan bola.
Sebelum pertandingan, kedua tim datang dengan kondisi yang berbeda. Greuther Fürth berada di posisi juru kunci klasemen sementara 2. Bundesliga dengan hanya mengumpulkan 19 poin. Mereka mencatatkan performa yang kurang memuaskan dengan hanya satu kemenangan dari sepuluh pertandingan liga terakhir dan memiliki pertahanan paling rapuh di liga dengan 53 gol kebobolan. Pelatih Heiko Vogel mengakui beratnya situasi timnya. “Pertandingan semakin berkurang, kesempatan untuk meraih poin semakin sedikit, jadi tidak ada lagi pertandingan yang tidak penting bagi kami,” ujarnya.
Di sisi lain, Arminia Bielefeld datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Mitch Kniat ini menempati posisi ke-10 di tabel klasemen dengan 27 poin. Mereka tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir dan berhasil mengumpulkan delapan poin dari lima laga terakhir mereka. Kemenangan 2-0 atas Magdeburg di laga tandang sebelumnya juga menjadi bukti momentum positif Arminia. “Kami harus mencoba mengalirkan bola dengan bersih dan mendorong Fürth kembali ke wilayah mereka sendiri. Mereka bertahan dengan kompak dan dalam, jadi penting bagi kami untuk menemukan celah yang tepat. Namun di atas semua itu, penting untuk fokus pada diri sendiri dan membangun performa minggu lalu,” kata Kniat sebelum laga.
Pertemuan ini merupakan yang ke-30 kalinya bagi kedua tim. Dalam rekor sebelumnya, Fürth memenangkan sembilan pertandingan, Arminia memenangkan sepuluh, dan sepuluh pertandingan berakhir imbang. Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Greuther Fürth berhasil menang 3-1 di kandang Arminia Bielefeld. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Fürth atas Arminia sejak tahun 2020.
Susunan pemain awal Greuther Fürth (3-4-1-2) meliputi Prüfrock; Ziereis, Elvedi, Münz; Dehm, Will, Arifi, Keller; Hrgota; Ltaief, Srbeny. Sementara Arminia Bielefeld (4-3-3) menurunkan Kersken; Lannert, Knoche, Bauer, Handwerker; Russo, Corboz, Wörl; Momuluh, Uldrikis, Rochelt.
Dengan hasil ini, Greuther Fürth berhasil menambah tiga poin krusial, meskipun posisi mereka di klasemen masih sangat menantang. Sementara itu, Arminia Bielefeld harus menerima kekalahan setelah rentetan hasil positif mereka.