Guaraní vs Juventud Berakhir Tanpa Gol di Leg Kedua Libertadores, Penalti Jadi Penentu

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

ASUNCION – Pertarungan sengit di ajang antara dari Paraguay dan asal Uruguay berakhir tanpa gol di leg kedua Fase 2 yang digelar di Estadio Defensores del Chaco, Kamis (26/2) waktu setempat. Hasil imbang 0-0 ini membuat agregat kedua tim tetap 0-0, sehingga penentuan tim yang lolos ke Fase 3 harus ditentukan melalui adu penalti.

Hingga berita ini diturunkan pada Jumat, 27 Februari 2026, hasil akhir adu penalti yang menentukan siapa yang berhak melaju ke babak selanjutnya belum tersedia secara definitif dari sumber-sumber yang ada. Pertandingan ini menjadi penentu setelah leg pertama di Montevideo juga berakhir dengan skor kacamata 0-0 pada 19 Februari 2026.

Kedua tim memasuki laga krusial ini dengan ambisi besar. Bagi Guaraní, yang memulai kiprahnya di Fase 2 kualifikasi, pertandingan kandang ini adalah kesempatan untuk memanfaatkan dukungan publik dan pengalaman mereka di kompetisi kontinental.

Sementara itu, Juventud de Las Piedras datang dengan kepercayaan diri setelah menorehkan sejarah. Klub Uruguay ini berhasil melaju ke Fase 2 setelah menyingkirkan Universidad Católica dari Ekuador di Fase 1 melalui drama adu penalti. Setelah kalah 0-1 di kandang, Juventud membalikkan keadaan dengan kemenangan 4-3 di Quito, sebelum akhirnya unggul dalam babak tos-tosan.

Pelatih Guaraní, Víctor Bernay, dan pelatih Juventud, Sebastián Méndez, dihadapkan pada tantangan taktis untuk memecah kebuntuan. Statistik dari leg pertama menunjukkan dominasi penguasaan bola oleh Guaraní di awal pertandingan, namun Juventud mampu bereaksi dan menciptakan peluang lebih banyak di babak kedua. Kiper Juventud, Sebastián Sosa, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting.

Pemenang dari duel ini akan menghadapi lawan tangguh di Fase 3, yakni pemenang antara Liverpool (Uruguay) atau Independiente Medellín (Kolombia). Fase 3 Copa Libertadores 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dari tanggal 4 hingga 11 Maret 2026, menjadi langkah terakhir sebelum tim-tim mengamankan tempat di fase grup turnamen paling bergengsi di Amerika Selatan ini.