Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali menegaskan sikapnya yang enggan membahas perburuan gelar juara Liga Primer Inggris, meskipun timnya kini hanya terpaut lima poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Dengan 12 pertandingan tersisa di musim 2025-2026, Guardiola memilih untuk mengalihkan seluruh perhatiannya pada laga terdekat.
Berbicara dalam konferensi pers pada Jumat, 20 Februari 2026, menjelang pertandingan krusial melawan Newcastle United, Guardiola dengan tegas menyatakan, “Saya tidak berbicara tentang tabel, atau posisi kami atau hal semacam itu. Saya tidak peduli sama sekali.” Ia menambahkan, “Saya tidak membicarakannya sedetik pun. Hanya Newcastle, Newcastle, Newcastle.”
Pernyataan ini muncul setelah Arsenal, rival utama mereka, tersandung dengan hasil imbang melawan Wolverhampton Wanderers dan Brentford, memberikan “napas” baru bagi Manchester City dalam persaingan ketat ini. Saat ini, Manchester City berada di posisi kedua dengan 53 poin, lima angka di belakang Arsenal yang mengoleksi 58 poin. Kemenangan atas Newcastle pada Sabtu, 21 Februari 2026, akan memperkecil jarak menjadi hanya dua poin.
Guardiola, yang telah memenangkan enam gelar Liga Primer dalam sepuluh tahun kepemimpinannya di Etihad, sangat memahami dinamika akhir musim. Ia bahkan memiliki pengalaman melihat Arsenal kehilangan keunggulan signifikan dalam perebutan gelar pada musim 2023 dan 2024, yang akhirnya direbut oleh City. Namun, pengalaman masa lalu tidak membuatnya lengah.
“Jika Anda menanyakan pertanyaan ini dengan dua atau tiga pertandingan tersisa, saya akan punya jawaban Anda. Ada 12 pertandingan tersisa, itu adalah keabadian,” ujar pelatih asal Spanyol itu, menekankan bahwa banyak hal bisa terjadi dalam sisa laga yang ada. Ia juga menyoroti komposisi skuadnya saat ini. “Tujuh puluh persen pemainnya baru, jadi mereka tidak memiliki pengalaman untuk menjalani situasi seperti ini,” kata Guardiola. “Pengalaman adalah memenangkan pertandingan besok, itu satu-satunya.”
Kabar baik bagi The Citizens adalah kembalinya penyerang andalan Erling Haaland, yang memimpin daftar top skorer liga dengan 22 gol, serta winger Savinho, yang keduanya telah pulih dari cedera dan siap diturunkan. Kehadiran mereka tentu akan menambah daya gedor City dalam menghadapi jadwal padat yang menanti.
Fokus total pada setiap pertandingan, dimulai dari Newcastle, menjadi mantra Guardiola untuk menjaga momentum timnya di tengah ketatnya persaingan menuju puncak klasemen Liga Primer.