Paruh kedua musim Premier League 2025/2026 telah bergulir, menyajikan drama dan kejutan di setiap pekannya. Bursa transfer musim panas 2025 yang memecahkan rekor dengan total pengeluaran lebih dari £3 miliar telah membawa sejumlah talenta baru ke liga teratas Inggris, dengan beberapa striker anyar langsung menunjukkan ketajaman yang signifikan. Seiring berjalannya waktu, nama-nama seperti Viktor Gyökeres, João Pedro, dan Benjamin Šeško muncul sebagai kekuatan baru yang mengancam dominasi para penyerang veteran.
Viktor Gyökeres, yang didatangkan Arsenal dari Sporting CP dengan biaya sekitar £63 juta, telah membuktikan dirinya sebagai investasi yang tepat. Setelah sempat kesulitan di awal musim, penyerang asal Swedia ini bangkit di awal tahun 2026, mencetak delapan gol dalam 12 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Hingga 24 Februari 2026, Gyökeres telah mengoleksi 15 gol dan 2 assist dari 36 penampilannya.
Di kubu Chelsea, João Pedro yang direkrut dengan mahar £60 juta dari Brighton, juga tampil memukau. Penyerang Brasil ini langsung menggebrak dengan tiga gol di ajang Piala Dunia Antarklub dan dua gol serta dua assist dalam tiga pertandingan Premier League pertamanya. Konsistensinya berlanjut, dengan catatan 14 gol dan 8 assist dari 36 pertandingan hingga akhir Februari 2026.
Sementara itu, Manchester United mendapatkan Benjamin Šeško dari RB Leipzig seharga £74 juta. Penyerang Slovenia berusia 22 tahun ini, yang awalnya dianggap sebagai perjudian besar mengingat minimnya pengalaman di level tertinggi, perlahan mulai menemukan ritmenya. Šeško telah menyumbangkan 8 gol dan 1 assist dalam 24 pertandingan. Manajer Ruben Amorim mengakui “ukuran tugas yang ada” di Old Trafford, dan performa Šeško menjadi salah satu harapan tim.
Di lini serang, persaingan memperebutkan Sepatu Emas juga semakin memanas. Erling Haaland dari Manchester City masih memimpin dengan 22 gol, namun Igor Thiago dari Brentford menjadi kejutan dengan menempel ketat di posisi kedua dengan 17 gol. Thiago menunjukkan performa luar biasa, menempatkan dirinya di persentil 80-95 untuk gol per 90 menit dan akurasi tembakan.
Namun, tidak semua transfer besar berjalan mulus. Liverpool, yang menjadi klub paling boros dengan pengeluaran mencapai £400-415 juta, mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle dengan rekor transfer Inggris £125 juta. Sayangnya, Isak kesulitan beradaptasi karena cedera dan masalah kebugaran, hanya mencetak 3 gol dari 16 pertandingan. Ia bahkan disebut sebagai salah satu rekrutan paling mengecewakan musim ini. Berbeda dengan Isak, rekan setimnya di Liverpool, Hugo Ekitike, yang direkrut seharga £79 juta dari Eintracht Frankfurt, tampil mengejutkan. Ekitike memiliki awal musim yang cemerlang, mencetak gol dalam tiga pertandingan pertamanya secara beruntun, dan telah mengoleksi 10 gol hingga Februari 2026. Ia menjadi “titik terang” di musim yang sulit bagi Liverpool.
Selain para penyerang, bursa transfer juga menghadirkan kisah menarik lainnya. Granit Xhaka, mantan kapten Arsenal, kembali ke Premier League dengan bergabung bersama Sunderland yang baru promosi, dengan biaya £17 juta. Kehadirannya memberikan pengalaman, kepemimpinan, dan kontrol lini tengah yang sangat dibutuhkan tim.
Sementara itu, bursa transfer Januari 2026 tidak semeriah musim panas, namun tetap ada pergerakan signifikan. Manchester City merekrut Antoine Semenyo dari Bournemouth seharga €84 juta, dan Semenyo langsung memberikan dampak instan dengan empat gol dalam lima penampilan pertamanya. Crystal Palace juga memperkuat lini serang dengan mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolves senilai £48 juta.
Secara keseluruhan, musim Premier League 2025/2026 terus menyajikan tontonan menarik dengan para striker baru yang berjuang untuk membuktikan nilai mereka. Dari yang langsung bersinar hingga yang masih mencari bentuk terbaik, kontribusi mereka akan menjadi kunci dalam menentukan arah persaingan di papan atas liga.