Habib Beye Debut di Marseille Tanpa Staf Pelatih Lengkap, Rennes Jadi Penghalang

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771618192

(OM) akan menjalani debut pelatih barunya, , dalam laga tandang melawan Brest pada Jumat malam ini. Namun, Beye dipastikan tidak akan didampingi oleh seluruh staf pelatihnya. Tiga asisten kepercayaannya masih tertahan di , klub lamanya, karena masalah administrasi.

Penunjukan Habib Beye sebagai juru taktik baru OM diumumkan pada 19 Februari 2026, menggantikan Roberto De Zerbi yang hengkang setelah periode sulit klub. Beye, mantan kapten OM saat masih menjadi pemain, kembali ke Velodrome dengan misi membangkitkan performa tim. Ia sendiri baru saja dipecat oleh Rennes pada 9 Februari 2026, menyusul serangkaian hasil buruk.

Permasalahan muncul karena Stade Rennais belum juga mengirimkan surat pemecatan resmi kepada ketiga asisten Beye: Sébastien Bichard, Olivier Saragaglia, dan Yann Cavezza. Ketiganya telah bekerja bersama Beye di klub asal Brittany tersebut hingga 9 Februari lalu. Proses pelepasan ini, menurut laporan, dapat memakan waktu hingga 12 Maret, satu bulan setelah pertemuan awal pemecatan. Akibatnya, mereka tidak dapat bergabung dengan Beye untuk sesi latihan pertama di La Commanderie dan pertandingan debut melawan Brest.

Situasi ini bukan hal baru bagi Beye. Ia sendiri harus menunggu selama seminggu untuk menerima surat pemecatan dari Rennes sebelum dapat menandatangani kontrak 18 bulan dengan Marseille. Keterlambatan ini berpotensi membuat staf pelatih Beye absen dalam tiga pertandingan awal OM, termasuk laga-laga penting melawan Olympique Lyonnais dan Toulouse FC di Coupe de France dan Ligue 1.

Direktur Sepak Bola OM, Medhi Benatia, mengungkapkan keyakinannya terhadap Beye. “Pilihan Habib Beye sebagai pelatih baru OM sepenuhnya sejalan dengan keinginan kami untuk merekrut pelatih dengan keterampilan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin tim yang jelas-jelas perlu dimotivasi ulang setelah periode sulit di lapangan,” ujarnya. Pemilik klub, Frank McCourt, juga menambahkan, “Keterikatan mendalamnya dengan Olympique de Marseille dan pengetahuannya yang mendalam tentang lingkungan di Marseille dapat menjadi aset utama dalam membawa klub ke langkah berikutnya.”

Marseille saat ini berada di posisi keempat Ligue 1, 12 poin di belakang pemuncak klasemen Lens, dengan 12 pertandingan tersisa. Misi utama Beye adalah mengamankan finis tiga besar di Ligue 1 untuk kualifikasi Liga Champions dan bersaing memperebutkan gelar Coupe de France. Beye sendiri menyatakan kesiapannya menghadapi tekanan. “Saya telah membangun diri saya seiring waktu, saya mendapatkan pengalaman pertama saya di divisi ketiga. Saya tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Saya di sini karena saya telah bekerja keras,” kata Beye. Ia dikenal sebagai ahli taktik yang disiplin dan intens, dengan filosofi permainan yang vertikal dan dominan.