Harga Emas Antam Meroket Rp 40.000, Tembus Rp 3,08 Juta per Gram pada Akhir Februari 2026

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan performa gemilang pada perdagangan Sabtu, 28 Februari 2026. Tercatat, harga melonjak signifikan sebesar Rp 40.000 per gram, membawa harga satu gram emas di level Rp 3.085.000.

Kenaikan ini melanjutkan tren positif yang telah berlangsung selama tiga hari perdagangan berturut-turut. Pada perdagangan sebelumnya, Jumat (27/2/2026), harga emas Antam berada di posisi Rp 3.045.000 per gram.

Tak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut terkerek naik. Hari ini, harga buyback berada di level Rp 2.864.000 per gram, juga mengalami kenaikan sebesar Rp 40.000 dari harga perdagangan sebelumnya.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas Global

Pergerakan harga emas Antam yang melesat ini sejalan dengan lonjakan harga emas di pasar global. Pada Jumat (27/2/2026), harga emas dunia ditutup menguat 1,74% di level US$5.277,29 per troy ons, mencapai level tertinggi dalam sebulan terakhir sejak 30 Januari 2026. Secara mingguan, harga emas global bahkan menguat 3,41%.

Berbagai faktor fundamental dan menjadi pendorong utama kenaikan harga logam mulia ini. Ketegangan geopolitik, khususnya di Timur Tengah dengan konflik AS-Iran, serta kebijakan perdagangan agresif Amerika Serikat yang menerapkan tarif global 10% (dengan potensi naik menjadi 15%), telah memicu investor untuk mencari aset safe haven. Selain itu, pelemahan nilai tukar juga membuat emas menjadi lebih menarik bagi pembeli di luar AS.

Permintaan yang kuat dari bank sentral di berbagai negara juga turut berkontribusi terhadap lonjakan harga emas. Emas secara historis dipandang sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan konflik.

Proyeksi dan Harga di Pegadaian

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, pada Jumat (27/2/2026) menyatakan bahwa selama harga emas global mampu bertahan di atas zona psikologis penting, peluang untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka lebar. Dupoin Futures memproyeksikan harga emas dunia berpotensi naik hingga mencapai level sekitar US$5.386 per troy ons pada pekan depan.

Sementara itu, di Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram terpantau stabil di angka Rp 3.283.000. Berbeda dengan emas Antam, harga emas UBS di Pegadaian untuk ukuran 1 gram justru mengalami penurunan tipis Rp 3.000, menjadi Rp 3.080.000 dari harga sebelumnya Rp 3.083.000.

Untuk ukuran emas Antam lainnya yang tersedia di situs Logam Mulia, harga 0,5 gram dibanderol Rp 1.592.500 dan 5 gram seharga Rp 15.200.000. Perlu diingat, transaksi pembelian emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45% bagi pembeli ber-NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Untuk transaksi buyback di atas Rp 10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP.

Sebagai informasi, rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam pernah mencapai Rp 3.168.000 per gram, yang tercatat pada 29 Januari 2026.