Hari Ini 11 Maret 2026: Umat Muslim Masuki Puasa ke-21 Ramadhan 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026, menandai hari ke-21 pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah bagi mayoritas umat Islam di Indonesia yang mengikuti ketetapan pemerintah. Penetapan awal Ramadhan tahun ini telah melalui proses yang digelar oleh Republik Indonesia pada pertengahan Februari lalu.

Pemerintah secara resmi menetapkan 1 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa, 17 Februari 2026. Proses penetapan tersebut mengacu pada hasil perhitungan astronomi (hisab) dan laporan pengamatan hilal (rukyatul hilal) dari 96 titik di seluruh Indonesia.

Dalam Sidang Isbat tersebut, Menteri Agama menjelaskan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih berada di bawah ufuk. Ketinggian hilal berkisar antara -2° 24′ 43“ hingga -0° 55′ 41“, dengan sudut elongasi antara 0° 56′ 23“ hingga 1° 53′ 36“. Angka-angka ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yakni tinggi hilal minimal 3° dan sudut elongasi minimal 6,4°. Oleh karena itu, hilal secara astronomis belum mungkin terlihat, dan tidak ada laporan hilal terlihat dari seluruh titik pengamatan.

Perbedaan Penetapan Awal Ramadhan

Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat (PP) telah lebih dahulu menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman organisasi tersebut, sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025. Muhammadiyah menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang berprinsip pada keselarasan hari dan tanggal di seluruh dunia. Dengan demikian, bagi warga Muhammadiyah, 11 Maret 2026 merupakan hari ke-22 puasa Ramadhan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau agar perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan ini tidak menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam. Ia menekankan pentingnya menjadikan perbedaan sebagai kekayaan dan mozaik indah bangsa Indonesia, serta fokus pada substansi ibadah puasa untuk meningkatkan ketakwaan.

Menanti Penetapan Idul Fitri 1447 H

Seiring berjalannya bulan suci, perhatian umat Muslim kini mulai beralih ke penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menjadwalkan Sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026. Sidang ini akan kembali melibatkan berbagai unsur, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam, ahli falak, serta perwakilan dari BMKG dan BRIN.

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah setelah Sidang Isbat selesai dilaksanakan untuk kepastian tanggal Idul Fitri.