Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil membawa pulang tiga poin krusial dari markas Persik Kediri setelah memenangi laga sengit dengan skor 4-3. Pertandingan yang diwarnai hujan tujuh gol ini tersaji pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Jumat (20/2/2026) malam WIB.
Drama Tujuh Gol Sejak Menit Awal
Duel antara Macan Putih, julukan Persik Kediri, dan The Guardians, sebutan Bhayangkara FC, berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan. Tim tamu Bhayangkara FC langsung mengejutkan publik tuan rumah dengan gol cepat pada menit keenam. Berawal dari kesalahan kiper Persik, Leonardo Navacchio, dalam menangkap bola, Slavko Damjanovic dengan sigap memanfaatkan peluang tersebut untuk membuka keunggulan 0-1.
Persik Kediri tidak tinggal diam dan berupaya keras menyamakan kedudukan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-33 ketika Kiko berhasil mencetak gol penyeimbang melalui tendangan dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok atas gawang Bhayangkara FC yang dijaga Aqil Savik. Skor berubah menjadi 1-1.
Namun, keunggulan imbang tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang lima menit, Bhayangkara FC kembali memimpin. Nehar Sadiki mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38 setelah menanduk bola hasil sepak pojok Ryo Matsumura, mengubah kedudukan menjadi 1-2 yang bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Penuh Balas-Membalas Gol
Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi dengan kedua tim saling jual beli serangan. Persik Kediri kembali berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-51 melalui gol Jose Enrique Rodriguez yang menyambar bola muntah di depan gawang.
Namun, Bhayangkara FC menunjukkan respons cepat. Pada menit ke-59, Privat Mbarga kembali membawa The Guardians unggul 2-3 setelah memanfaatkan umpan mendatar dari Moussa Sidibe. Drama belum berakhir, karena Persik Kediri sekali lagi berhasil menyamakan skor menjadi 3-3 lewat gol Ernesto Gomez pada menit ke-64.
Saat pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Bhayangkara FC memastikan kemenangan dramatis di penghujung laga. Henry Doumbia (juga disebut Bernard Doumbia) menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu pada menit ke-87, membawa timnya unggul 3-4. Situasi semakin sulit bagi Persik Kediri setelah Kiko diganjar kartu merah pada menit ke-90+7, membuat mereka harus bermain dengan 10 pemain hingga peluit panjang dibunyikan.
Komentar Pelatih dan Implikasi Klasemen
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, sebelumnya telah memprediksi bahwa laga tandang melawan Persik Kediri akan berjalan ketat. “Saya tahu Persik, sejarahnya. Pertandingan tandang cukup sulit. Besok [hari ini] akan menjadi laga yang ketat,” ujar Paul Munster dalam konferensi pers jelang laga. Prediksi tersebut terbukti dengan jalannya pertandingan yang penuh drama dan saling kejar-mengejar gol.
Kemenangan ini membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke posisi kedelapan klasemen sementara Super League dengan koleksi 32 poin dari 22 pertandingan. Sementara itu, kekalahan ini membuat Persik Kediri asuhan Marcos Reina tertahan di peringkat ke-12 dengan 26 poin dari jumlah pertandingan yang sama.