Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, menjadi pusat perhatian ribuan warga yang memadati gelaran Imlek Festival 2577. Acara yang berlangsung sejak 22 Februari hingga 3 Maret 2026 ini tidak hanya menyuguhkan perayaan budaya Tionghoa, tetapi juga menarik antusiasme tinggi terhadap layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan bagi pengunjung.
Layanan CKG menjadi salah satu daya tarik utama, terutama karena bertepatan dengan bulan Ramadan, menjadikan festival ini sebagai pilihan tempat ngabuburit yang edukatif dan bermanfaat. Pengunjung hanya perlu membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ponsel untuk dapat mengakses pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Pemeriksaan yang ditawarkan cukup komprehensif, meliputi kesehatan mulut, mata, telinga, hingga pemeriksaan jantung lengkap. Bahkan, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional, Irene Umar, menyebutkan adanya layanan USG payudara dan pengecekan serviks, menegaskan bahwa CKG ini bukan sekadar pemeriksaan biasa.
Yasmin Nuramadani (25), salah seorang pengunjung, mengungkapkan manfaat dari program ini. “Menurut saya (Imlek Festival) bermanfaat karena memberikan kesempatan untuk orang-orang di Jakarta CKG, juga ngabuburit di bulan puasa ini,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Banteng. Senada, Abdurrahman Al-Fatih Ifdal (27) yang mengetahui informasi CKG dari media sosial, menyarankan masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. “Kalau saya pribadi menyarankan segera ikut karena ini cuma sampai beberapa hari lagi. Jadi bisa langsung datang ke Lapangan Banteng, langsung cek kesehatan gratis. Cukup bawa handphone, bawa KTP, teman-teman sudah bisa langsung cek kesehatan secara gratis,” tuturnya.
Festival Imlek 2577 ini mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”, merefleksikan semangat keberagaman dan persatuan bangsa. Irene Umar optimistis jumlah pengunjung akan melampaui target 10.000 orang, mengingat lokasi yang strategis dekat dengan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, yang diharapkan dapat menarik limpahan jemaah setelah tarawih. Festival ini merupakan perayaan Imlek nasional pertama di Indonesia yang beriringan dengan bulan suci Ramadan, menjadikannya ruang temu lintas budaya dan lintas agama.
Selain layanan kesehatan, Imlek Festival 2577 juga dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik lainnya. Pengunjung dapat menikmati museum terbuka yang menampilkan akulturasi budaya Tionghoa dan Indonesia, bazar UMKM kuliner dan fesyen, panggung pertunjukan seni budaya seperti barongsai dan tari naga, hingga pemutaran film-film lokal. Edward (26), seorang pekerja muda dari Bekasi, menyempatkan diri datang setelah bekerja untuk memeriksakan kesehatan dan menikmati suasana festival. Festival ini dibuka setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, dengan puncak acara yang akan digelar pada 28 Februari 2026.