Club Atlético Independiente, salah satu raksasa sepak bola Argentina yang berjuluk “El Rojo”, tengah berjuang keras untuk menemukan kembali konsistensi kemenangan di ajang Torneo Apertura Liga Profesional Argentina 2026. Tim yang bermarkas di Avellaneda ini menghadapi tekanan untuk memutus tren negatif setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.
Menjelang akhir Februari 2026, Independiente mencatatkan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Gimnasia y Esgrima de Mendoza pada 25 Februari. Empat hari sebelumnya, pada 21 Februari, mereka harus mengakui keunggulan Independiente Rivadavia dengan skor 2-3. Dua hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka, memicu sorotan tajam dari para penggemar setia.
Pelatih kepala Independiente, Gustavo Quinteros, yang mulai menukangi tim sejak September 2025, telah menyatakan keyakinannya terhadap potensi skuadnya. “Saya percaya bahwa dengan skuad ini kami bisa kompetitif di sepak bola Argentina,” ujar Quinteros saat awal kedatangannya. Namun, tantangan untuk menerjemahkan keyakinan tersebut menjadi kemenangan di lapangan menjadi semakin mendesak.
Dalam tujuh pertandingan yang telah dilakoni di Torneo Apertura 2026, Independiente mengumpulkan 10 poin dari dua kemenangan, empat hasil imbang, dan satu kekalahan. Posisi mereka di tabel klasemen masih berada di papan tengah, jauh dari ekspektasi untuk bersaing di papan atas.
Pada 28 Februari 2026, Independiente dijadwalkan menjamu Central Cordoba SDE di kandang mereka, Estadio Libertadores de América. Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi “Los Diablos Rojos” untuk mengakhiri puasa kemenangan dan kembali ke jalur positif. Dukungan penuh dari para suporter diharapkan dapat membakar semangat juang tim untuk meraih tiga poin di hadapan publik sendiri.
Setelah laga kandang tersebut, jadwal Independiente di bulan Maret juga tak kalah menantang. Mereka akan bertandang ke markas San Lorenzo pada 7 Maret, diikuti dengan laga kandang melawan Union pada 10 Maret. Serangkaian pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Gustavo Quinteros dan para pemainnya untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi Liga Profesional Argentina.