Inter Milan akan melakoni laga tandang krusial menghadapi Lecce dalam lanjutan Serie A pekan ke-26. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 00.00 WIB, di markas Lecce, Stadion Ettore Giardiniero – Via del Mare. Laga ini menjadi penting bagi Nerazzurri untuk mengamankan posisi puncak klasemen setelah menelan kekalahan mengejutkan di kompetisi Eropa.
Pasukan Cristian Chivu datang dengan misi ganda: bangkit dari kekalahan 1-3 melawan Bodo/Glimt di leg pertama playoff Liga Champions UEFA, sekaligus memperkokoh dominasi mereka di liga domestik. Saat ini, Inter Milan kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 61 poin dari 25 pertandingan, unggul tujuh poin dari rival sekota AC Milan yang berada di posisi kedua. Konsistensi Inter di liga domestik sangat impresif, tercermin dari enam kemenangan beruntun dan 12 kemenangan dari 13 laga terakhir mereka di Serie A.
Salah satu kemenangan dramatis Inter terjadi saat Derby d’Italia melawan Juventus, di mana gol menit akhir dari Piotr Zielinski memastikan kemenangan 3-2. Rekor tandang Inter juga patut diacungi jempol, dengan mengumpulkan 30 poin dari 12 laga tandang Serie A, menjadi catatan terbaik di liga, termasuk delapan kemenangan tandang beruntun.
Namun, Inter Milan menghadapi tantangan serius di laga ini. Pelatih Cristian Chivu kemungkinan akan melakukan rotasi mengingat jadwal padat dan leg kedua playoff Liga Champions yang menanti. Nerazzurri dipastikan kehilangan kapten tim Lautaro Martinez yang mengalami cedera betis dan diperkirakan absen sekitar sebulan. Selain itu, Denzel Dumfries juga cedera, sementara Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu harus absen karena skorsing. Absennya para pilar ini membuka peluang bagi pemain seperti Davide Frattesi dan Petar Sucic untuk tampil sejak menit awal, mendampingi Francesco Pio Esposito atau Marcus Thuram di lini depan.
Di sisi lain, Lecce menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Tim besutan Eusebio Di Francesco ini berhasil meraih dua kemenangan beruntun untuk pertama kalinya musim ini, mengalahkan Udinese dan Cagliari. Hasil positif ini mengangkat mereka ke posisi ke-17 dengan 24 poin, unggul tiga angka dari zona degradasi. Meskipun demikian, Lecce memiliki rekor yang kurang baik saat menghadapi tim-tim papan atas. Mereka telah kalah dalam empat pertandingan kandang musim ini melawan tim enam besar tanpa mencetak satu gol pun.
Produktivitas gol menjadi masalah utama bagi Lecce, dengan hanya 17 gol yang dicetak sepanjang musim ini, menjadikannya yang terendah di Serie A. Namun, mereka dikenal memiliki pertahanan yang terorganisir dengan baik, hanya kebobolan rata-rata 1,24 gol per pertandingan, menjadikannya rekor terbaik di antara tim-tim paruh bawah klasemen.
Secara head-to-head, Inter Milan memiliki catatan superior atas Lecce. Nerazzurri telah memenangkan enam pertemuan terakhir mereka melawan Lecce, dan bahkan menjaga clean sheet di banyak pertandingan tersebut. Lecce belum pernah menang dalam sembilan pertemuan liga terakhir melawan Inter dan telah melewati 222 menit tanpa mencetak gol ke gawang Inter di Stadio Via del Mare. Stadion Via del Mare sendiri memiliki kapasitas sekitar 30.534 hingga 31.533 penonton.
Dengan perbedaan kualitas dan motivasi yang besar dari kedua tim, duel ini diprediksi akan menghadirkan drama menarik. Inter berambisi untuk terus menjauh di puncak klasemen, sementara Lecce akan berjuang mati-matian untuk mengamankan poin di kandang demi menjauh dari zona degradasi.