Israel kembali melancarkan serangan ke Gaza, Palestina, yang dilaporkan menewaskan 32 orang di tengah gencatan senjata. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendorong pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan forum internasional Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) guna menggaet negara lain yang memiliki komitmen serupa.
Dorongan untuk Indonesia di Forum Internasional
“Dalam konteks ini, pemerintah Indonesia perlu menegaskan sikap yang jelas di forum internasional bahwa pelanggaran terhadap gencatan senjata tidak dapat dibenarkan, sekaligus mendorong akses kemanusiaan bagi warga sipil yang terdampak,” kata Dave kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
Dave mendorong pemerintah Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara di Dewan Perdamaian. Menurut dia, Indonesia harus menjadi instrumen nyata dalam mendorong terciptanya perdamaian.
“Kehadiran Indonesia di BoP harus dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain yang memiliki komitmen serupa sehingga suara Indonesia tidak hanya menjadi simbol solidaritas, tetapi juga instrumen nyata dalam mendorong terciptanya perdamaian yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Serangan Israel di Gaza
Sebelumnya, Israel meluncurkan gelombang serangan udara ke Gaza, Palestina. Serangan tersebut menyebabkan 32 orang tewas. Dilansir BBC, Minggu (1/2), Badan pertahanan sipil yang dioperasikan oleh Hamas mengatakan anak-anak dan perempuan termasuk di antara korban tewas akibat serangan pada Sabtu (31/1).
Helikopter tempur disebut menghantam tenda yang menampung pengungsi di kota Khan Younis di Gaza selatan. Warga Palestina menggambarkan serangan ini sebagai yang terberat sejak fase kedua gencatan senjata dimulai pada Oktober 2025. Fase kedua sendiri mulai berlaku awal bulan ini.