Jeddah – Persaingan di Liga Pro Saudi musim 2025-2026 semakin memanas, terutama di lini serang. Ivan Toney, penyerang andalan Al-Ahli, kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak, secara langsung menantang dominasi historis megabintang Al-Nassr, Cristiano Ronaldo. Toney, yang baru bergabung dengan klub Arab Saudi itu pada Agustus 2024, telah menunjukkan performa yang luar biasa dan menjadi sorotan utama.
Toney, yang didatangkan dari Brentford dengan nilai transfer sekitar 40 juta poundsterling, menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan Al-Ahli. Pada musim debutnya 2024-2025, striker berusia 29 tahun ini langsung tancap gas dengan mencetak 23 gol di liga, menempatkannya di posisi kedua dalam perburuan Sepatu Emas, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo. Musim ini, ia bahkan tampil lebih tajam, dengan koleksi 23 gol dari 23 penampilan di liga hingga 28 Februari 2026, menjadikannya pemuncak daftar top skor sementara.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, tetap menjadi ancaman serius. Bintang Portugal itu telah mencetak 21 gol dari 21 pertandingan di Liga Pro Saudi musim ini. Ronaldo sebelumnya berhasil meraih gelar Sepatu Emas dua musim berturut-turut, dengan 35 gol pada musim 2023-2024 (memecahkan rekor liga) dan 25 gol pada musim 2024-2025. Jika ia mampu mempertahankan performanya dan kembali menjadi top skor musim ini, Ronaldo akan mencatatkan sejarah sebagai pemain Eropa pertama yang meraih Sepatu Emas Liga Pro Saudi tiga kali berturut-turut.
Persaingan individu ini juga tercermin dalam perebutan gelar juara liga. Al-Ahli, klub Toney, saat ini berada di puncak klasemen, unggul satu poin dari Al-Nassr yang diperkuat Ronaldo. Namun, beberapa laporan lain menyebut Al-Nassr unggul dua poin dengan 58 poin, sementara Al-Ahli menguntit dengan 56 poin. Ketatnya perolehan poin ini menjanjikan akhir musim yang dramatis.
Toney sendiri tidak menyembunyikan kepercayaan dirinya. “Setiap kali saya melangkah ke lapangan, saya merasa akan mencetak gol, saya memiliki kepercayaan diri itu saat ini,” ujarnya. Ia juga sempat membuat pernyataan berani mengenai kualitas Liga Pro Saudi. “Bagi saya, Liga Pro Saudi setara dengan Premier League,” kata Toney. Bahkan, ia yakin Al-Ahli akan “mendekati empat besar” jika bermain di Premier League.
Kepindahan Toney ke Arab Saudi sempat menimbulkan pertanyaan mengenai peluangnya di tim nasional Inggris. Namun, ia telah dipanggil kembali oleh pelatih Thomas Tuchel untuk kualifikasi Piala Dunia. Toney bahkan melihat bermain di iklim panas Arab Saudi sebagai keuntungan potensial untuk Piala Dunia 2026. “Mungkin saya bisa membawa keuntungan karena panasnya… Saya sudah bermain di suhu lebih dari 30 derajat di sini, dan saya merasa sudah beradaptasi,” jelasnya.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo terus menorehkan rekor pribadi. Ia baru-baru ini mencapai 965 gol sepanjang kariernya dan menjadi pemain pertama yang mencetak 501 gol setelah berusia 30 tahun. Total, Ronaldo telah mencetak 121 gol dalam 136 penampilan untuk Al-Nassr di semua kompetisi. Namun, musim ini ia sempat absen dalam dua pertandingan karena “mogok” terkait frustrasi atas aktivitas transfer Al-Nassr. Ronaldo juga memperkenalkan selebrasi gol baru, ‘slam dunk’, menggantikan selebrasi ‘Siu’ yang ikonik. Meskipun demikian, ia menegaskan kebahagiaannya di Arab Saudi, “Saya merasa saya adalah bagian dari Arab Saudi. Ini adalah negara yang menyambut saya dan keluarga serta teman-teman saya dengan sangat baik. Saya bahagia di sini. Saya ingin terus di sini.”
Dengan Toney yang memimpin perburuan Sepatu Emas dan Ronaldo yang bertekad mempertahankan dominasinya, Liga Pro Saudi menjanjikan tontonan yang menarik hingga akhir musim.