IWIP Konfirmasi Kebakaran Smelter Huafei di Halmahera Tengah, Dipastikan Tanpa Korban Jiwa

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

pt indonesia weda bay industrial park, pt huafei nickel cobalt, kebakaran smelter, halmahera tengah, weda bay

(IWIP) mengonfirmasi terjadinya insiden kebakaran di salah satu area operasional . Peristiwa ini melanda fasilitas penyimpanan kapur smelter hidrometalurgi berbasis high pressure acid leach (HPAL) yang berlokasi di kawasan industri di , Provinsi Maluku Utara.

Manajemen IWIP menjelaskan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026, sekitar pukul 19.30 Waktu Indonesia Timur (WIT). Meskipun demikian, laporan dari saksi mata dan video yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api yang melahap gedung fasilitas penyimpanan kapur tersebut, dengan beberapa laporan awal menyebutkan waktu kejadian yang sedikit berbeda.

Dalam pernyataan resminya, IWIP memastikan bahwa tidak ada korban jiwa akibat insiden ini. Seluruh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar dinyatakan dalam kondisi aman. Tim tanggap darurat IWIP segera bergerak cepat melakukan pengamanan area dan upaya pemadaman awal. Unit pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dan berhasil menguasai api sekitar 30 menit setelah insiden dimulai.

Insiden kebakaran ini tidak berdampak pada kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan. Seluruh aktivitas operasional di kawasan IWIP dilaporkan berjalan normal pasca-kejadian. Saat ini, IWIP tengah melakukan proses investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Pihak kepolisian juga turut melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi sumber api dan dampak yang ditimbulkan.

Sebagai informasi, PT Huafei Nickel Cobalt merupakan entitas yang sahamnya mayoritas dikendalikan oleh Huayou dengan porsi kepemilikan 51%. Sementara itu, Glaucous Internasional memiliki 30% saham, Eve Battery 17%, dan Lindo Investment 2%.