Umat Muslim di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akan menunaikan ibadah puasa hari kesepuluh Ramadan 1447 Hijriah pada Sabtu, 28 Februari 2026. Berdasarkan data resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Bimas Islam Kemenag) Republik Indonesia, waktu berbuka puasa atau azan Magrib untuk wilayah Banyuwangi jatuh pada pukul 17.46 WIB.
Penetapan jadwal imsakiyah ini menjadi panduan krusial bagi masyarakat Muslim untuk memastikan ibadah puasa dan salat dapat dilaksanakan tepat waktu. Kementerian Agama telah menyusun jadwal ini berdasarkan perhitungan astronomi yang akurat, menjadikannya acuan nasional.
Waktu Salat Lengkap di Banyuwangi
Selain waktu Magrib, Kemenag juga merilis jadwal salat lengkap untuk Banyuwangi pada 28 Februari 2026. Berikut rinciannya:
- Imsak: 04.01 WIB
- Subuh: 04.11 WIB
- Dzuhur: 11.39 WIB
- Ashar: 14.40 WIB
- Magrib: 17.46 WIB
- Isya: 18.56 WIB
Magrib Surabaya Turut Jadi Perhatian
Di tengah antusiasme umat Muslim menyambut waktu berbuka, topik ‘Magrib Surabaya‘ juga terpantau menjadi salah satu pencarian populer di berbagai platform daring. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat akan informasi jadwal ibadah, khususnya di kota-kota besar.
Untuk wilayah Kota Surabaya, waktu azan Magrib pada Sabtu, 28 Februari 2026, ditetapkan pada pukul 17.52 WIB. Perbedaan waktu antara Banyuwangi dan Surabaya ini lumrah terjadi karena perbedaan geografis dan zona waktu yang sedikit berbeda di wilayah Jawa Timur.
Awal Ramadan 1447 H
Kementerian Agama Republik Indonesia sebelumnya telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, melalui sidang isbat resmi. Dengan demikian, 28 Februari 2026 menandai hari kesepuluh umat Muslim menjalankan ibadah puasa di bulan suci ini.
Saat waktu Magrib tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka puasa dan membaca doa. Salah satu doa berbuka puasa yang umum diamalkan adalah: “Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.” Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” Doa ini menjadi ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT setelah seharian menahan lapar dan dahaga.