Jadwal Buka Puasa Sabtu 28 Februari 2026: Waktu Maghrib di Berbagai Kota Besar Indonesia

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Umat Islam di seluruh Indonesia hari ini, Sabtu, 28 Februari 2026, kembali menantikan kumandang azan Maghrib sebagai penanda waktu berbuka puasa. Pencarian informasi mengenai menjadi topik hangat, mengingat pentingnya ketepatan waktu dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

Hari ini bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 Hijriah bagi sebagian besar umat Islam yang mengikuti penetapan pemerintah melalui (Kemenag) dan Nahdlatul Ulama (NU). Sementara itu, bagi kalangan yang berpedoman pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, hari ini menandai puasa ke-11 . Perbedaan awal Ramadan ini tidak mengurangi kekhusyukan umat dalam menjalankan ibadah puasa.

Waktu Maghrib di Berbagai Wilayah Indonesia

Berdasarkan data resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut adalah jadwal waktu Maghrib atau berbuka puasa untuk sejumlah kota besar di Indonesia pada Sabtu, 28 Februari 2026:

Wilayah Indonesia Barat (WIB)

  • : Pukul 18.15 WIB
  • Surabaya: Pukul 17.52 WIB
  • Bandung: Pukul 18.15 WIB
  • Medan: Pukul 18.42 WIB
  • Semarang: Pukul 18.01 WIB
  • Yogyakarta: Pukul 18.02 WIB
  • Depok: Pukul 18.16 WIB
  • Bekasi: Pukul 18.15 WIB
  • Bogor: Pukul 18.20 WIB
  • Surakarta (Solo): Pukul 18.00 WIB
  • Pontianak: Pukul 18.02 WIB

Wilayah Indonesia Tengah (WITA)

  • Makassar: Pukul 18.24 WITA
  • Banjarmasin: Pukul 18.43 WITA
  • Mataram: Pukul 18.39 WITA

Wilayah Indonesia Timur (WIT)

  • Ternate: Pukul 18.49 WIT

Perbedaan waktu berbuka puasa antar kota dipengaruhi oleh letak geografis masing-masing daerah terhadap posisi matahari dan zona waktu yang berlaku. Masyarakat dianjurkan untuk selalu memantau jadwal imsakiyah resmi sesuai domisili masing-masing guna memastikan ketepatan waktu ibadah selama Ramadan.

Menyegerakan berbuka puasa ketika waktu Maghrib telah tiba merupakan anjuran dalam Islam. Dengan berpedoman pada jadwal yang benar, ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih tertib dan sesuai ketentuan agama.