Umat Muslim di Surabaya dan berbagai wilayah di Jawa Timur hari ini, Jumat (27/2/2026), memasuki hari kesembilan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Untuk memastikan kelancaran ibadah, informasi mengenai jadwal buka puasa menjadi panduan krusial yang dinanti masyarakat. Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) telah merilis jadwal imsakiyah resmi yang dapat diakses sebagai acuan.
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, waktu Magrib atau berbuka puasa untuk Kota Surabaya pada 27 Februari 2026 jatuh pada pukul 17.53 WIB. Selain waktu berbuka, jadwal imsakiyah ini juga mencakup waktu salat lainnya. Untuk Kota Surabaya, waktu Subuh tercatat pada pukul 04.18 WIB, Dzuhur pukul 11.45 WIB, Ashar pukul 14.48 WIB, dan Isya pada pukul 19.02 WIB. Sementara itu, waktu Imsak adalah pukul 04.08 WIB, Terbit matahari pukul 05.31 WIB, dan Dhuha pukul 05.58 WIB.
Selain Surabaya, sejumlah kota dan kabupaten lain di Jawa Timur juga memiliki jadwal berbuka puasa yang telah ditetapkan. Beberapa di antaranya adalah Kota Probolinggo pada pukul 17.51 WIB, Kota Pasuruan pukul 17.52 WIB, Kota Mojokerto pukul 17.54 WIB, dan Kota Malang pukul 17.53 WIB. Kabupaten Gresik dan Sidoarjo juga memiliki waktu Magrib yang sama dengan Surabaya, yakni pukul 17.53 WIB. Sementara itu, Kabupaten Lamongan dan Kota Batu akan berbuka puasa sedikit lebih lambat, masing-masing pada pukul 17.54 WIB dan 17.58 WIB.
Jadwal imsakiyah ini memiliki peran penting sebagai panduan bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari sahur hingga berbuka. Kemenag secara rutin menyediakan jadwal ini melalui situs resminya, bimasislam.kemenag.go.id, yang dapat diunduh dan diakses oleh masyarakat luas.
Pemerintah Indonesia, melalui Sidang Isbat yang dipimpin oleh Kementerian Agama, telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) di berbagai titik di Indonesia. Meskipun terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan dengan organisasi Muhammadiyah yang memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026, pemerintah mengimbau agar perbedaan tersebut tidak mengurangi kekhusyukan ibadah dan persatuan umat.
Dengan adanya jadwal resmi ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan tepat waktu, serta memanfaatkan momen Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan spiritualitas.