Jadwal Buka Puasa Yogyakarta 26 Februari 2026, Momentum Hari Kedelapan Ramadan

Author Image

Hodak

26 Februari 2026

Umat Muslim di Daerah Istimewa (DIY) akan menunaikan ibadah puasa hari kedelapan Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 26 Februari 2026. Momen berbuka puasa menjadi penantian yang istimewa setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Berdasarkan ketetapan resmi DIY, waktu Magrib atau berbuka puasa untuk seluruh wilayah DIY pada tanggal tersebut jatuh pada pukul 18.03 WIB.

Jadwal yang dirilis oleh Kementerian Agama melalui Bimas Islam Kemenag menjadi panduan penting bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Untuk Kamis, 26 Februari 2026, waktu imsak di Yogyakarta dan sekitarnya ditetapkan pada pukul 04.17 WIB. Selanjutnya, waktu Salat Subuh adalah pukul 04.27 WIB, Salat Dzuhur pukul 11.55 WIB, Salat Ashar pukul 14.58 WIB, dan Salat Isya pukul 19.12 WIB.

Penetapan awal sendiri memiliki sedikit perbedaan antara organisasi Islam di Indonesia. Pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dengan metode hisab hakiki wujudul hilal, telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Meskipun demikian, tanggal 26 Februari 2026 tetap menjadi hari kedelapan puasa bagi sebagian besar umat Muslim di Indonesia, termasuk di Yogyakarta.

Momen berbuka puasa memiliki keistimewaan tersendiri dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka puasa ketika waktunya tiba, serta berbuka dengan kurma atau air. Selain itu, berdoa sebelum berbuka juga merupakan amalan sunah yang dianjurkan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Bagi orang yang berpuasa ada dua masa kegembiraan, di mana ia sangat bergembira pada waktu itu, (yakni) ketika ia berbuka puasa, ia bergembira, dan ketika ia bertemu Tuhannya kelak, ia bergembira karena (pahala) puasanya.”

Keutamaan lain yang ditekankan adalah memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa. Amalan ini dijanjikan pahala yang besar oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa pada bulan Ramadan, maka ia menjadi ampunan bagi dosa-dosanya, pembebas dari api neraka, dan baginya pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” Hadis ini menunjukkan betapa mulianya berbagi rezeki di bulan suci Ramadan, memberikan kesempatan bagi setiap Muslim untuk meraih keberkahan dan pahala berlipat ganda.