Jadwal Imsak dan Buka Puasa 28 Februari 2026: Jambi, Bengkulu, dan Tanjung Pinang Masuki Hari ke-10 Ramadan

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Sabtu, 28 Februari 2026, menjadi hari kesepuluh bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Bagi masyarakat di , , dan , kepastian waktu Imsak dan berbuka puasa menjadi pedoman penting untuk menunaikan ibadah dengan tertib.

Penetapan awal Ramadan 1447 H oleh Kementerian Agama (Kemenag) jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, hari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian ibadah puasa yang telah berjalan. Jadwal Imsakiyah ini disusun berdasarkan data otoritatif dari Kemenag, memastikan keakuratan waktu salat dan puasa bagi seluruh umat Islam di wilayah tersebut.

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jambi

Untuk Kota Jambi dan sekitarnya, waktu Imsak pada Sabtu, 28 Februari 2026, tercatat pada pukul 04.49 WIB. Adzan Subuh akan berkumandang pada pukul 04.59 WIB. Sementara itu, waktu berbuka puasa atau Maghrib akan tiba pada pukul 18.25 WIB.

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu

Di wilayah Bengkulu, umat Muslim akan mengawali puasa dengan waktu Imsak pada pukul 04.41 WIB. Adzan Subuh dijadwalkan pada pukul 04.51 WIB. Untuk mengakhiri puasa, waktu Maghrib atau berbuka puasa adalah pukul 18.06 WIB.

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tanjung Pinang

Sementara itu, bagi masyarakat di Tanjung Pinang, waktu Imsak pada hari kesepuluh Ramadan ini adalah pukul 04.47 WIB. Adzan Subuh akan menyusul pada pukul 04.57 WIB. Waktu berbuka puasa atau Maghrib di Tanjung Pinang ditetapkan pada pukul 18.21 WIB.

Penting untuk diingat bahwa waktu Imsak berfungsi sebagai penanda untuk segera mengakhiri santap sahur sebelum memasuki waktu Subuh, yang menandai dimulainya ibadah puasa. Berbuka puasa dilakukan saat adzan Maghrib berkumandang, mengakhiri periode menahan diri dari makan dan minum.

Penentuan awal Ramadan sendiri didasarkan pada hasil sidang isbat yang mempertimbangkan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan hilal atau bulan sabit baru). Meskipun ada sedikit perbedaan proyeksi awal Ramadan dari berbagai sumber, Kemenag menjadi rujukan utama di Indonesia.