Bek tengah Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, siap mengemban peran krusial saat Sassuolo menjamu Hellas Verona dalam lanjutan Serie A giornata ke-26. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026 dini hari WIB di Stadion Mapei ini menjadi kesempatan bagi Neroverdi untuk melanjutkan tren positif dan menjauh dari zona degradasi.
Sassuolo memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Udinese pada pekan ke-25 Liga Italia, 15 Februari lalu. Sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Oumar Solet di menit ke-10, Sassuolo bangkit di babak kedua melalui gol Armand Lauriente pada menit ke-56 dan Andrea Pinamonti dua menit berselang.
Idzes Jadi Komandan Lini Belakang
Dalam duel kontra Verona, Jay Idzes diprediksi akan menjadi komandan di lini belakang Sassuolo. Absennya rekan duetnya, Tarik Muharemovic, karena akumulasi kartu kuning, serta cedera yang membekap Fali Cande, membuat Idzes menjadi tumpuan utama. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, kemungkinan akan menduetkan Idzes dengan Filippo Romagna atau Sebastian Walukiewicz.
Kontribusi Idzes dalam menjaga pertahanan Sassuolo sangat vital. Media Italia, Sassuolonews, memberikan nilai 6,5 atas performanya saat melawan Udinese, menyebutnya “merasa nyaman dalam pertandingan yang tampaknya rumit” dan “bermain dengan mudah menghadapi Bayo dan Buksa.” Dalam laga tersebut, Idzes mencatatkan dua intersep, lima sapuan, memenangkan satu duel udara, serta memiliki akurasi umpan mencapai 95 persen dari 44 percobaan.
Target Jauhi Zona Degradasi
Kemenangan atas Udinese telah mengangkat posisi Sassuolo ke peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A dengan 32 poin dari 25 pertandingan. Jika berhasil meraih tiga poin penuh dari Hellas Verona, Sassuolo berpotensi melonjak ke peringkat kedelapan dengan 35 poin, melangkahi Bologna dan Lazio.
Di sisi lain, Hellas Verona datang sebagai tim juru kunci Serie A dengan hanya mengoleksi 15 poin dari 25 laga. Mereka juga belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir, dengan catatan tujuh kekalahan dan tiga hasil imbang. Meski demikian, pelatih Fabio Grosso mengingatkan timnya untuk tetap waspada. “Ini pertandingan yang sulit,” ujar Grosso dalam konferensi pers sebelum laga. “Namun, ini juga kesempatan untuk melanjutkan performa bagus kami dari laga sebelumnya. Kami memiliki hasil yang konsisten, tetapi kami tidak boleh menyerah. Kami harus terus menantang diri sendiri, bekerja dengan kerendahan hati dan intensitas.”
Perjalanan Idzes Musim Ini
Sejak bergabung dengan Sassuolo di awal musim, Jay Idzes secara bertahap menjadi pilihan utama di lini pertahanan. Ia tercatat selalu menjadi starter sejak pekan kedua hingga laga ke-25, bermain total 2.159 menit dalam 24 pertandingan. Rata-rata nilai performanya mencapai 6,67 per laga, menempatkannya dalam jajaran 10 besar pemain dengan jumlah intersep tertinggi di Serie A musim ini.
Meski sempat mendapat kritik atas penampilannya saat Sassuolo kalah telak 0-5 dari Inter Milan dan membuat blunder fatal saat takluk 0-3 dari Juventus di awal musim, Idzes telah menunjukkan perkembangan signifikan. Bahkan, performa berkelasnya sempat menuai pujian dari legenda Sassuolo, Marco Piccioni, yang menyebutnya sebagai pemain yang sangat kuat. Laga melawan Verona ini akan menjadi pertandingan ke-25 bagi Jay Idzes berseragam hitam-hijau Sassuolo.