Kawasan Glodok Pancoran, Taman Sari, Jakarta Barat, dipadati warga yang berburu pernak-pernik menyambut perayaan Imlek 2026. Berbagai ornamen bernuansa merah dan emas khas Imlek membanjiri jalanan, menciptakan suasana meriah.
Pantauan di lokasi pada Minggu (1/2/2026), pengunjung terlihat memadati sepanjang jalan. Lampion-lampion digantung, sementara angpau, baju bernuansa emas, dan manekin ‘neko’ atau kucing emas yang dipercaya membawa hoki turut dijajakan.
Pedagang Meraup Keuntungan
Salah satu pedagang, Aman (40), yang menjajakan angpau, mengaku mendapat keuntungan signifikan dari ramainya pembeli. Ia menyebut pengunjung cenderung lebih ramai pada pagi hari menjelang Imlek.
“Ya ini rame, kan. Minggu, besok nih kayaknya lebih rame. Datengnya pagi, dari jam 07.00 jam 08.00. Jam 08.00 udah penuh orang,” ujar Aman.
Menurutnya, selain angpau, barang dagangannya yang paling laris adalah tempelan keberuntungan bertuliskan ‘cuan’. “Ya buat makan sih lumayan. Dapet nih segini. Sekarang tahun kuda. (Paling laku) tempelan dinding. Kiri-kanan atas. Kalau orang yang bilang cuan, ini nih, tulisannya cuan,” tuturnya.
Warga Cari Kelengkapan Imlek
Sementara itu, Iwan (43), salah seorang warga, sengaja datang ke Glodok untuk mencari lampion dan angpau sebagai perlengkapan Imlek. Meskipun datang pada siang hari, ia harus menghadapi kemacetan.
“Saya cari lampion, datang siang sih ya, tapi sempet macet-macetan dulu, agak lama,” kata Iwan.
Iwan menambahkan bahwa ia selalu mengunjungi Glodok setiap tahun untuk berburu pernak-pernik Imlek karena kelengkapan barang yang ditawarkan. “Ya tiap tahun ke sini ya. Nyari yang dibutuhin aja. (Kondisi ramai) ya tiap tahun emang kayak gini, di sini,” tuturnya.






