Middlesbrough akan menjamu Oxford United dalam lanjutan Championship pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Riverside Stadium. Jelang pertandingan krusial ini, pelatih kepala Kim Hellberg tengah menimbang opsi tim terbaiknya, dengan nama Jeremy Sarmiento muncul sebagai kandidat kuat untuk posisi starter.
Keputusan Hellberg datang setelah penampilan impresif Sarmiento sebagai pemain pengganti dalam kekalahan 3-1 Middlesbrough dari Coventry City pada 16 Februari lalu. Pemain pinjaman dari Brighton tersebut menunjukkan “kemajuan yang lebih cepat” dari perkiraan, menurut Hellberg.
Middlesbrough, yang saat ini menduduki peringkat kedua klasemen Championship dengan 61 poin dari 32 pertandingan, bertekad bangkit dari kekalahan di Coventry. Sementara itu, Oxford United datang sebagai tim peringkat ke-23 dengan 28 poin, menjadikannya lawan yang secara statistik diunggulkan untuk dikalahkan Boro.
Hellberg menjelaskan bahwa proses pemilihan timnya melibatkan banyak faktor, bukan sekadar reaksi terhadap hasil pertandingan sebelumnya. “Ada banyak faktor, bukan hanya satu hal,” ujar Hellberg. “Ini adalah pekan latihan, itu satu hal. Ini adalah posisi pemain yang akan mereka tempati; kualitas yang dimiliki pemain dalam hal ruang yang akan tercipta; apa yang menurut saya penting dalam pertandingan; kualitas apa yang akan penting dalam pertandingan.”
Pelatih asal Swedia ini juga menambahkan bahwa struktur ofensif dan defensif, lawan yang dihadapi, serta kualitas dan performa pemain juga menjadi pertimbangan utama. Hellberg diketahui telah menurunkan tim yang tidak berubah dalam tiga pertandingan terakhir Middlesbrough.
Jeremy Sarmiento, yang didatangkan pada Januari dengan status pinjaman dari Brighton dengan opsi pembelian, telah menunjukkan tanda-tanda adaptasi yang positif. Setelah hanya sedikit bermain di paruh pertama musim saat dipinjamkan ke Cremonese, Sarmiento mendapatkan 25 menit bermain yang “sangat, sangat bagus” saat melawan Coventry. Ia bahkan nyaris mencetak gol, dengan tendangan melengkungnya membentur tiang gawang.
Hellberg secara eksplisit menyatakan keyakinannya pada pemain internasional Ekuador tersebut. “Dia telah diberi waktu yang dia butuhkan karena tidak banyak bermain sepak bola,” kata Hellberg. “25 menitnya sangat, sangat bagus. Itu berarti saya pikir dia lebih maju, dan dia semakin dekat. Lalu kita lihat saja.”
Dengan 14 pertandingan tersisa di musim ini, Hellberg menekankan pentingnya peran Sarmiento. “Kami akan membutuhkannya. Ada 14 pertandingan tersisa dan kami akan membutuhkannya. Dia harus memainkan peran besar dalam hal ini seperti banyak orang lain, dan dia semakin dekat untuk siap menjadi starter di sini,” tegas Hellberg.
Mengingat jadwal padat yang akan datang, termasuk pertandingan melawan Leicester pada Selasa depan dan Birmingham City pada Senin berikutnya, Hellberg juga mengisyaratkan perlunya rotasi skuad. “Itu adalah keseimbangan, dan baru-baru ini, ada waktu yang lama di antara pertandingan hingga pertandingan Coventry. Sekarang jumlah hari di antara pertandingan menjadi lebih pendek, yang berarti kami perlu menggunakan skuad dengan cara yang sedikit berbeda,” jelasnya.
Middlesbrough di bawah Hellberg dikenal dengan gaya bermain “high-octane” yang agresif, menekan tinggi, dan mendominasi penguasaan bola, rata-rata hampir 60 persen. Tim ini juga memiliki statistik ofensif dan defensif yang kuat, dengan jumlah tembakan terbanyak di liga per pertandingan dan jumlah tembakan paling sedikit yang kebobolan. Mereka telah mencetak 50 gol (peringkat 3-4 di liga) dan kebobolan 33 gol (peringkat 3 di liga).
Untuk pertandingan melawan Oxford United, Middlesbrough diprediksi memiliki peluang menang sebesar 66,89%, dengan skor paling mungkin adalah 1-0. Namun, Boro akan menghadapi pertandingan ini tanpa beberapa pemain kunci yang cedera, termasuk Alex Bangura, Alfie Jones, Darragh Lenihan, George Edmundson, Leo Castledine, dan Seny Dieng.