Jelang Real Oviedo vs Atletico Madrid: Laga Sarat Kenangan Luis Aragonés dan Radomir Antić

Pertandingan antara dan Atlético Madrid yang dijadwalkan pada Sabtu, 28 Februari 2026, bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Laga ini akan menjadi panggung yang sarat emosi dan kenangan, khususnya bagi para penggemar kedua tim, mengingat jejak dua sosok legendaris sepak bola Spanyol: dan .

Duel pekan ke-26 La Liga ini akan berlangsung di markas Real Oviedo, Estadio Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, pada pukul 21:00 waktu setempat (20:00 UTC). Pertemuan ini kembali mempertemukan dua klub yang memiliki ikatan sejarah kuat dengan kedua pelatih ikonik tersebut, menambah dimensi naratif pada persaingan di lapangan hijau.

Luis Aragonés: Sang ‘Orang Bijak’ di Dua Klub

Luis Aragonés, yang dikenal sebagai “El Sabio de Hortaleza” (Si Bijak dari Hortaleza), meninggalkan warisan tak terhapuskan di kedua klub. Sebagai pemain, ia pernah membela Real Oviedo pada musim 1960-1961, sebelum kemudian mencapai puncak kariernya bersama Atlético Madrid dari tahun 1964 hingga 1974. Di Atlético, Aragonés meraih tiga gelar La Liga dan dua Copa del Rey sebagai pemain.

Kiprahnya berlanjut di bangku kepelatihan, di mana ia juga menukangi kedua tim. Aragonés melatih Atlético Madrid dalam beberapa periode, membawa klub meraih gelar La Liga pada musim 1976-1977, tiga Copa del Rey, satu Piala Super Spanyol, dan satu Piala Interkontinental. Ia juga sempat melatih Real Oviedo pada musim 1999-2000, di mana ia berhasil menyelamatkan tim dari degradasi ke Segunda División. Ironisnya, pada musim yang sama, Atlético Madrid justru terdegradasi, sebuah momen pahit yang tak terlupakan bagi para pendukung Rojiblancos.

Radomir Antić: Arsitek ‘Double Winner’ Atlético

Tak kalah penting adalah Radomir Antić, pelatih asal Serbia yang juga memiliki koneksi mendalam dengan Real Oviedo dan Atlético Madrid. Antić pernah melatih Real Oviedo dalam dua periode, yaitu dari 1992 hingga 1995, dan kembali pada musim 2000-2001. Namun, puncak kariernya di Spanyol terjadi saat ia memimpin Atlético Madrid.

Pada musim 1995-1996, Antić mengukir sejarah dengan membawa Atlético Madrid meraih gelar ganda (double winner), menjuarai La Liga dan Copa del Rey secara bersamaan. Pencapaian ini menjadi salah satu momen paling gemilang dalam sejarah klub. Antić juga dikenal sebagai satu-satunya pelatih yang pernah menukangi tiga raksasa Spanyol: Real Madrid, Barcelona, dan Atlético Madrid. Sayangnya, periode keduanya di Oviedo berakhir dengan degradasi klub pada musim 2000-2001.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Menjelang laga ini, kedua tim berada dalam posisi yang berbeda di klasemen La Liga. Real Oviedo tengah berjuang di papan bawah, menempati posisi ke-20 atau dasar klasemen. Mereka berada dalam performa yang kurang baik, hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di bawah pelatih Guillermo Almada.

Sementara itu, Atlético Madrid menempati posisi keempat di La Liga dan baru saja memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions UEFA. Meskipun demikian, performa tandang Los Rojiblancos musim ini cukup mengecewakan. Dalam catatan head-to-head, Real Oviedo belum pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Atlético, dengan tiga hasil imbang dan empat kekalahan. Atlético Madrid berhasil memenangkan pertemuan sebelumnya pada November 2025 dengan skor 2-0.

Dengan latar belakang sejarah yang kaya dan kondisi tim yang kontras, pertandingan Real Oviedo melawan Atlético Madrid diprediksi akan menjadi tontonan menarik yang memadukan semangat kompetisi masa kini dengan penghormatan terhadap masa lalu yang gemilang.