Jember, sebuah kabupaten di Jawa Timur, turut merasakan semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Pada Kamis, 29 Februari 2026, umat Muslim di wilayah ini menjalankan ibadah puasa dengan berpegang teguh pada jadwal Imsak yang telah ditetapkan, yakni sekitar pukul 04.03 WIB. Tanggal tersebut menandai hari ke-11 pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, setelah pemerintah secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penetapan awal Ramadan oleh pemerintah dilakukan melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, dengan mempertimbangkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit). Sementara itu, organisasi Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.
Memahami Makna Waktu Imsak
Istilah Imsak, yang sangat familiar di kalangan umat Muslim Indonesia, berfungsi sebagai pengingat penting bagi mereka yang sedang bersantap sahur. Imsak umumnya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang. Ini merupakan waktu kehati-hatian untuk menghentikan aktivitas makan dan minum, guna memastikan puasa dimulai dengan sempurna dan tidak terlewat hingga masuk waktu Subuh. Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa waktu dimulainya puasa yang sebenarnya adalah saat terbit fajar shadiq, yang ditandai dengan azan Subuh. Fenomena Imsak ini, sebagai penanda waktu sebelum Subuh, diketahui hanya dikenal luas di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Semarak Kegiatan Ramadan di Jember
Selama bulan Ramadan 1447 H, berbagai kegiatan keagamaan dan sosial turut menyemarakkan suasana di Jember. Forum Zakat Daerah (FOZDA) Jember, misalnya, telah menggelar rangkaian Tarhib Ramadan sejak Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini meliputi pawai mobil lembaga amil zakat dan expo yang bertujuan untuk menyosialisasikan program-program zakat kepada masyarakat.
Tak hanya itu, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember juga meluncurkan ‘Program Unggulan Ramadan 2026‘ yang berlangsung dari 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Program ini mencakup kegiatan ‘One Day One Juz’ dan kuliah tujuh menit (kultum) harian, melibatkan seluruh unsur pimpinan dan civitas akademika. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur juga turut memeriahkan Ramadan dengan mengadakan Kajian Ramadan di Jember pada 21-22 Februari 2026, yang diwarnai dengan semarak bazaar produk UMKM.
Sebelum memasuki bulan suci, masyarakat di Desa Sidomekar, Jember, juga melestarikan tradisi ‘Megengan’. Tradisi Jawa ini menjadi simbol rasa syukur, saling memaafkan, dan persiapan spiritual, yang diisi dengan pembacaan Yasin, tahlil, serta doa bersama, diakhiri dengan bertukar dan menyantap hidangan berkat. Semua kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan peningkatan ibadah yang kuat di tengah masyarakat Jember selama Ramadan 1447 H.