Gamba Osaka bersiap menghadapi tantangan dari Shimizu S-Pulse dalam lanjutan Meiji Yasuda J1 100 Year Vision League pekan keempat. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 15.00 waktu setempat, di markas kebanggaan Gamba Osaka, Panasonic Stadium Suita.
Pelatih kepala Gamba Osaka, Jens Wissing, menekankan pentingnya momentum setelah timnya berhasil meraih kemenangan 2-1 secara comeback atas Fagiano Okayama di laga sebelumnya. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral berharga bagi skuad Biru Hitam yang kini mengincar kemenangan beruntun pertama mereka di liga musim ini.
Wissing menyadari bahwa Shimizu S-Pulse, di bawah arahan manajer Takayuki Yoshida, akan menampilkan gaya permainan yang berbeda dengan potensi banyak umpan panjang. “Mereka memiliki Pelatih Kepala baru dan saya pikir mereka akan banyak memainkan bola panjang. Tidak akan mudah untuk bertahan melawan mereka,” ujar Wissing, menunjukkan kewaspadaannya terhadap strategi lawan.
Lini pertahanan Gamba Osaka, yang diperkuat oleh Genta Miura, akan diuji untuk meredam ancaman dari penyerang Shimizu S-Pulse, Oh Se-hun. Miura menyatakan kesiapannya untuk menghadapi penyerang lawan. Selain Oh Se-hun, Shimizu juga memiliki pemain-pemain berbahaya di lini serang seperti Capixaba, Koya Kitagawa, dan Kanta Chiba yang perlu diwaspadai.
Pertandingan ini juga memiliki signifikansi ganda bagi Gamba Osaka, mengingat mereka akan menghadapi laga perempat final Liga Champions Asia Dua (ACL2) melawan Ratchaburi hanya empat hari setelah duel kontra Shimizu. Kemenangan di laga liga ini diharapkan dapat memberikan momentum positif menjelang kompetisi kontinental.
Dukungan penuh dari para suporter di Panasonic Stadium Suita diharapkan menjadi faktor penentu. Wissing mengungkapkan keyakinannya terhadap atmosfer kandang. “Dukungan dan dorongan dari para penggemar kami adalah kekuatan besar bagi kami,” katanya, menggarisbawahi peran vital suporter dalam mendongkrak performa tim.
Dalam klasemen sementara J1 League Wilayah Barat, Gamba Osaka menempati posisi ketiga, sementara Shimizu S-Pulse berada di peringkat ketujuh. Secara head-to-head, Gamba Osaka memiliki rekor yang lebih unggul dengan 15 kemenangan dari 25 pertemuan sebelumnya, berbanding 5 kemenangan untuk Shimizu S-Pulse dan 5 hasil imbang.
Musim J1 League 2026 sendiri menghadirkan format baru dengan adu penalti untuk menggantikan hasil imbang, di mana pemenang adu penalti mendapatkan dua poin dan yang kalah satu poin. Perubahan ini merupakan bagian dari transisi liga menuju jadwal yang selaras dengan liga-liga Eropa.