John Herdman di Persimpangan: Maarten Paes atau Emil Audero, Siapa Kiper Utama Timnas Indonesia?

maarten paes, emil audero, timnas indonesia, john herdman, fifa series 2026

Persaingan di bawah mistar gawang Tim Nasional Indonesia semakin memanas menjelang ajang pada akhir Maret ini. Pelatih baru Skuad Garuda, , dihadapkan pada pilihan sulit antara dua penjaga gawang berdarah Indonesia yang tengah menunjukkan performa impresif di kancah Eropa: dan Mulyadi.

Maarten Paes, kiper berusia 27 tahun, baru saja mencuri perhatian publik sepak bola dengan debut gemilangnya bersama raksasa Eredivisie Belanda, Ajax Amsterdam. Ia resmi bergabung dengan Ajax pada 2 Februari 2026 dengan kontrak tiga setengah tahun. Dalam laga debutnya melawan NEC Nijmegen pada 22 Februari 2026, Paes tampil solid meski pertandingan berakhir imbang 1-1. Ia melakukan tujuh penyelamatan krusial yang membuatnya mendapatkan rating 7,8 dari Sofascore, membuktikan kualitasnya di bawah tekanan. Debut ini terjadi setelah kiper utama Ajax sebelumnya, Vitezslav Jaros, mengalami cedera panjang.

Sebelumnya, Paes telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 30 April 2024 dan telah membela Timnas Indonesia sebanyak 10 kali, bahkan menjadi pilihan utama di era kepelatihan Shin Tae-yong. Ia merasakan debutnya bersama Skuad Garuda pada September 2024 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi. Pengalaman membela Timnas Indonesia, dengan perjalanan panjang dan tekanan dari 300 juta pasang mata, diakui Paes telah membuatnya semakin matang sebagai pemain. “Saya rasa saya sudah siap secara pribadi, saya menjadi jauh lebih tenang, pengalaman di Indonesia juga melibatkan banyak perjalanan,” ujar Maarten Paes dalam wawancaranya dengan ESPN Nederland. Ia menambahkan, “Penerbangan 24 jam, dua hari kemudian bermain, lalu dua hari kemudian bermain lagi dan penerbangan 24 jam lagi. Dengan perbedaan waktu 12 jam yang konstan. Ada tekanan luar biasa dengan 300 juta orang yang menonton.”

Di sisi lain, Emil Audero Mulyadi juga tak kalah cemerlang. Kiper berusia 29 tahun ini secara resmi telah berstatus sebagai penjaga gawang Timnas Indonesia dan terus menunjukkan konsistensi performa bersama klub Serie A Italia, Cremonese. Dalam laga terbaru pada 1 Maret 2026 melawan AC Milan, Audero tampil luar biasa meskipun timnya kalah 0-2. Ia mencatatkan tiga penyelamatan akrobatik dan dua penyelamatan di dalam kotak penalti, yang membuatnya diganjar rating 7,8 oleh Fotmob. Penampilan apiknya ini membuatnya dinominasikan sebagai Kiper Terbaik PSSI Awards 2026.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menilai Audero memiliki keunggulan dalam konsistensi dan jam terbang di kompetisi elite Eropa. “Emil lebih konsisten. Punya jam bermain lebih banyak dan menit menit bermain yang lebih bagus,” kata Ronny Pangemanan. Ia juga menyebut Audero sebagai “salah satu kiper terbaik yang ada di Serie A. Untuk di Serie A, untuk menjadi kiper yang ada di full position tidak mudah dan dia di atas Yann Sommer kiper Inter Milan.” Musim ini, Audero telah melakukan 49 penyelamatan dalam 21 laga Serie A 2025/2026.

Kini, John Herdman, yang akan melakoni debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 pada 27-30 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, harus menentukan pilihan. Indonesia akan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis dalam ajang tersebut. Ronny Pangemanan melihat situasi ini sebagai kabar baik bagi Timnas Indonesia. “Ini kabar bagus bagi tim nasional kita. Sekarang ada dua kiper terbaik yang sama-sama menjadi andalan di klubnya, Emil Audero dan Maarten Paes,” ujarnya. Keduanya berada dalam kondisi terbaik, siap bersaing untuk memperebutkan posisi utama. Dilema ini, meski sulit, justru menjadi berkah bagi Skuad Garuda yang kini memiliki kedalaman skuad yang mumpuni di posisi penjaga gawang.